Mengenal Kapal Perang Sahand Iran, Fregat Andalan Teheran yang Tenggelam saat Diperbaiki
Jum'at, 19 Juli 2024 - 08:06 WIB
Pada riwayatnya, Sahand sudah diluncurkan sejak 2012. Kendati begitu, pengoperasiannya baru berjalan efektif pada 2018.
Menariknya, penyebutan ‘Sahand’ ini diambil dari nama kapal Iran lain yang dulu pernah ditenggelamkan militer Amerika Serikat pada bentrokan di Laut Arab tahun 1988. Insiden tersebut terjadi setelah penempatan ranjau laut Iran yang merusak kapal perang AS.
Melihat statusnya, Sahand disebut Iran sebagai fregat pembawa peluru kendali. Kapal perang ini punya panjang sekitar 95 meter dan berat antara 2.000-2.500 ton.
Berkaca pada jenisnya, Sahand sendiri memiliki perlengkapan yang cukup bagus untuk sebuah kapal perang. Beberapa senjata utama yang disematkan seperti meriam utama 76 mm hingga persenjataan sekunder 40 mm di samping elemen rudalnya.
Sejak pembangunannya, Sahand telah mendapat berbagai peningkatan terbaru. Di antaranya yang cukup menarik adalah penyertaan radar AESA baru hingga jumlah rudal pertahanan yang dapat dibawakan.
Pada pengoperasiannya, kapal perang Sahand menjadi bagian Angkatan Laut Iran. Beberapa laporan bahkan menyebut kapal ini sempat dikerahkan ke Laut Merah beberapa waktu lalu.
Menariknya, penyebutan ‘Sahand’ ini diambil dari nama kapal Iran lain yang dulu pernah ditenggelamkan militer Amerika Serikat pada bentrokan di Laut Arab tahun 1988. Insiden tersebut terjadi setelah penempatan ranjau laut Iran yang merusak kapal perang AS.
Melihat statusnya, Sahand disebut Iran sebagai fregat pembawa peluru kendali. Kapal perang ini punya panjang sekitar 95 meter dan berat antara 2.000-2.500 ton.
Berkaca pada jenisnya, Sahand sendiri memiliki perlengkapan yang cukup bagus untuk sebuah kapal perang. Beberapa senjata utama yang disematkan seperti meriam utama 76 mm hingga persenjataan sekunder 40 mm di samping elemen rudalnya.
Sejak pembangunannya, Sahand telah mendapat berbagai peningkatan terbaru. Di antaranya yang cukup menarik adalah penyertaan radar AESA baru hingga jumlah rudal pertahanan yang dapat dibawakan.
Pada pengoperasiannya, kapal perang Sahand menjadi bagian Angkatan Laut Iran. Beberapa laporan bahkan menyebut kapal ini sempat dikerahkan ke Laut Merah beberapa waktu lalu.
Lihat Juga :