Es di Kutub Mencair, Bikin Waktu Lebih Lambat

Kamis, 18 Juli 2024 - 22:00 WIB
Saat ini, ada gaya yang jauh lebih kuat yang memperlambat rotasi Bumi - tarikan gravitasi Bulan. Satelit Bumi menarik lautan dalam proses yang disebut gesekan pasang surut. Fenomena ini menyebabkan perlambatan tetap sebesar 2,40 milidetik per abad selama jutaan tahun.

"Studi baru ini menyimpulkan bahwa jika emisi gas rumah kaca terus berlanjut pada tingkat saat ini, efek perubahan iklim akan lebih parah daripada tarikan Bulan pada akhir abad ke-21," kata Adhikari.

Sejak 1900 hingga sekarang, iklim telah menyebabkan hari menjadi sekitar 0,8 milidetik lebih lama. Namun, dalam skenario terburuk untuk emisi tinggi, iklim saja akan bertanggung jawab atas perpanjangan hari sebesar 2,2 milidetik pada tahun 2100, menggunakan dasar yang sama.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!