Jenis Kapal Perang yang Dimiliki Indonesia dan Jadi Andalan TNI AL
Minggu, 14 Juli 2024 - 19:44 WIB
Kapal selam merupakan jenis kapal perang yang beroperasi di bawah permukaan air.
TNI AL saat ini memiliki kapal selam kelas Cakra yang dibeli dari Jerman serta kapal selam buatan dalam negri hasil kerjasama dengan Korsel.
a. Kelas Cakra
- KRI Cakra-401. Kapal selam buatan Jerman ini memiliki persenjataan 8 x 21-inci (533 mm) torpedo tubes.
b. Kelas Changbogo
- KRI Nagapasa-403
- KRI Ardadedali-404
- KRI Alugoro-405
Kapal selam buatan Korea Selatan dan Indonesia ini dilengkapi senjata 8 x 21-inci (533 mm) torpedo tubes.
5. Kapal Patroli
Yaitu, jenis kapal perang yang digunakan untuk patroli keamanan laut, penegakan hukum, serta operasi SAR. TNI AL memiliki armada kapal patroli yang cukup besar dan beragam.
6. Kapal Bantu
Yaitu, kapal perang yang digunakan untuk mendukung operasi kapal perang lainnya, seperti pengisian bahan bakar, perbaikan, dan transportasi logistik. TNI AL memiliki beberapa jenis kapal bantu, seperti kapal tanker, kapal tunda, dan kapal rumah sakit.
Selain jenis-jenis kapal perang di atas, TNI AL juga memiliki beberapa kapal khusus lainnya, seperti kapal layar tiang tinggi dan kapal hidrografi. Jumlah dan jenis kapal perang Indonesia yang dioperasionalkan oleh TNI AL terus mengalami perkembangan dan pembaruan. TNI AL secara aktif melakukan modernisasi alutsista untuk menjaga kemampuan menjaga keamanan laut wilayah Indonesia.
TNI AL saat ini memiliki kapal selam kelas Cakra yang dibeli dari Jerman serta kapal selam buatan dalam negri hasil kerjasama dengan Korsel.
a. Kelas Cakra
- KRI Cakra-401. Kapal selam buatan Jerman ini memiliki persenjataan 8 x 21-inci (533 mm) torpedo tubes.
b. Kelas Changbogo
- KRI Nagapasa-403
- KRI Ardadedali-404
- KRI Alugoro-405
Kapal selam buatan Korea Selatan dan Indonesia ini dilengkapi senjata 8 x 21-inci (533 mm) torpedo tubes.
5. Kapal Patroli
Yaitu, jenis kapal perang yang digunakan untuk patroli keamanan laut, penegakan hukum, serta operasi SAR. TNI AL memiliki armada kapal patroli yang cukup besar dan beragam.
6. Kapal Bantu
Yaitu, kapal perang yang digunakan untuk mendukung operasi kapal perang lainnya, seperti pengisian bahan bakar, perbaikan, dan transportasi logistik. TNI AL memiliki beberapa jenis kapal bantu, seperti kapal tanker, kapal tunda, dan kapal rumah sakit.
Selain jenis-jenis kapal perang di atas, TNI AL juga memiliki beberapa kapal khusus lainnya, seperti kapal layar tiang tinggi dan kapal hidrografi. Jumlah dan jenis kapal perang Indonesia yang dioperasionalkan oleh TNI AL terus mengalami perkembangan dan pembaruan. TNI AL secara aktif melakukan modernisasi alutsista untuk menjaga kemampuan menjaga keamanan laut wilayah Indonesia.
(wbs)
Lihat Juga :