Bosan Ditekan, TikTok Akhirnya Mulai Melawan Trump

Minggu, 23 Agustus 2020 - 19:54 WIB
Disukai oleh remaja, TikTok telah memberi anak-anak hiburan di tengah kebosanan karena terjebak di rumah selama pandemik COVID-19. Konten di TikTok berdurasi 15 atau 60 detik dan mencakup sinkronisasi bibir dan anggota tubuh lainnya untuk lagu-lagu hit, menari, komedi, dan lainnya.

Perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Trump pada 14 Agustus memerintahkan induk TikTok yang berbasis di China, DanceByte, untuk menjual operasinya di AS dalam 90 hari. Dalam perintahnya, Trump mengatakan, ada "bukti kredibel yang membuat saya percaya bahwa ByteDance… mungkin mengambil tindakan yang mengancam untuk merusak keamanan nasional Amerika Serikat."

Beberapa perusahaan AS telah mengumumkan minatnya membeli operasi aplikasi di Amerika, di antaranya Microsoft, Oracle, dan Twitter. Apple dikabarkan tertarik pada TikTok tapi kemudian membantahnya. (Baca juga: Begini Cara China Menaklukkan Planet Mars Melalui Tianwen-1 )

Trump telah mengisyaratkan bahwa setiap pembelian TikTok oleh perusahaan AS mungkin perlu menyertakan pembayaran kepada Pemerintah AS yang menambahkan hingga "sebagian besar" dari jumlah transaksi. Mempertimbangkan nilai TikTok mencapai USD150 miliar, porsi bisnis AS menghasilkan jumlah yang besar bagi pemerintah setempat.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!