Tebusan Ransomware, Lebih Baik Dibayar atau Tidak?
Selasa, 25 Juni 2024 - 10:16 WIB
2. Mendorong Serangan Lebih Lanjut
Membayar tebusan dapat mendorong pelaku serangan untuk terus melakukan serangan ransomware. Ketika mereka melihat bahwa korban bersedia membayar, mereka akan semakin termotivasi untuk menargetkan individu, perusahaan, atau organisasi lain. Hal ini dapat memperburuk masalah ransomware secara global.3. Mendanai Aktivitas Kriminal
Uang tebusan yang dibayarkan dapat digunakan oleh pelaku serangan untuk mendanai aktivitas kriminal lainnya, seperti terorisme atau perdagangan manusia. Dengan membayar tebusan, secara tidak langsung dapat berkontribusi pada kegiatan ilegal tersebut.4. Reputasi yang Rusak
Jika diketahui membayar tebusan ransomware, reputasi pemerintah dapat rusak. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya kepercayaan dari masyarakat.Baca Juga: 12 Korban Ransomware Sepanjang 2024 di Indonesia: Bank, Maskapai, Mal, hingga Logistik
5. Masalah Hukum
Di beberapa negara, membayar tebusan ransomware dapat dianggap sebagai tindakan ilegal karena dapat melanggar undang-undang anti-terorisme ataupencucianuang.(dan)
Lihat Juga :