Mengenal Ransomware: Ancaman Siber yang Melumpuhkan Sistem dan Memeras Korban
Senin, 24 Juni 2024 - 15:00 WIB
Serangan siber ini tidak hanya melumpuhkan sistem vital, tetapi juga memeras korban dengan tuntutan tebusan yang besar.
Dalam dekade terakhir, serangan ransomware telah meningkat secara signifikan, menargetkan berbagai sektor, termasuk pemerintah.
Penyerang kemudian akan meminta tebusan, biasanya dalam bentuk mata uang kripto seperti Bitcoin, sebagai imbalan atas kunci dekripsi tersebut.
Jika korban tidak membayar tebusan dalam batas waktu yang ditentukan, data mereka mungkin akan hilang selamanya atau bahkan dipublikasikan di internet.
Dalam dekade terakhir, serangan ransomware telah meningkat secara signifikan, menargetkan berbagai sektor, termasuk pemerintah.
Apa Itu Ransomware?
Pakar keamanan siber Alfons Tanujaya mengatakan, ransomware adalah jenis malware yang mengenkripsi file atau sistem korban, sehingga tidak dapat diakses tanpa kunci dekripsi khusus.Penyerang kemudian akan meminta tebusan, biasanya dalam bentuk mata uang kripto seperti Bitcoin, sebagai imbalan atas kunci dekripsi tersebut.
Jika korban tidak membayar tebusan dalam batas waktu yang ditentukan, data mereka mungkin akan hilang selamanya atau bahkan dipublikasikan di internet.
Lihat Juga :