McDonald’s Tutup Pemesanan AI: Pesanan Berantakan, Konsumen Kesal

Rabu, 19 Juni 2024 - 07:35 WIB
Juru bicara McDonald's mengonfirmasi keputusan tersebut kepada Business Insider. Pelanggan McDonald’s diperkenalkan teknologi tersebut pada 2021 ketika perusahaan menjalin kemitraan global dengan IBM.

Di bawah kemitraan tersebut, IBM mengakuisisi McD Tech Labs, divisi yang dibuat McDonald's setelah mengambil alih perusahaan ucapan AI Apprente pada 2019.

Kedua perusahaan mengembangkan dan menyebarkan teknologi selama periode pengujian untuk "menentukan apakah solusi pemesanan suara otomatis dapat menyederhanakan operasi untuk kru dan menciptakan pengalaman yang lebih cepat dan lebih baik bagi para pelanggan."

CEO McDonald's Chris Kempczinski mengatakan kepada CNBC pada Juni 2021 bahwa teknologi pengenalan suara akurat sekitar 85% dari waktu, tetapi staf manusia harus membantu sekitar satu dari lima pesanan.

Video pelanggan drive-thru yang kesulitan menggunakan Automated Order Taker pertama kali mendapatkan perhatian di TikTok tahun lalu. Beberapa pelanggan mengatakan bahwa teknologi tersebut mengacaukan pesanan mereka, menyebabkan frustrasi dan kekesalan.

Satu video menunjukkan seorang wanita mencoba memesan air dan secangkir es krim vanila. Sistem AI mencatat barang-barang tersebut tetapi secara tidak benar menambahkan empat paket saus tomat dan tiga paket mentega ke pesanannya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!