Bayi Prasejarah yang Dikuburkan di Bawah Batu Naga Dipercaya Memiliki Kekuatan Luar Biasa

Selasa, 04 Juni 2024 - 12:12 WIB
Diperkirakan batu-batu tersebut diberi nama berdasarkan cerita rakyat setempat tentang naga yang berwujud banteng, ikan, atau ular di pegunungan, yang berfungsi sebagai penjaga air dan guntur.

Hingga saat ini, sekitar 150 batu naga telah ditemukan. Biasanya, mereka ditemukan roboh dan tersembunyi di daerah terpencil yang banyak air, seperti padang rumput pegunungan. Diperkirakan ada tiga jenis batu naga yang diidentifikasi oleh para arkeolog:

Batu yang bentuknya seperti sisa-sisa binatang, seperti kambing, domba, sapi dan sebagainya (vellus)

Batu naga dengan dua bayi terkubur di bawahnya adalah contoh gaya vellus. Ini menunjukkan kulit seekor sapi yang terjatuh di atas batu. "Kulitnya", seperti yang dijelaskan para peneliti dalam makalah mereka, "turun dari atas batu ke belakang, berakhir di ekor dengan ikatan multi-spiral."

"Telinga sapi dan tanduk dengan lengkungan yang turun di kedua sisi kepala dapat dibedakan dengan jelas. Cairan yang mengalir dari mulut sapi mungkin melambangkan air, darah, atau sinekdoke keduanya."

Awalnya, para peneliti berasumsi bahwa dua bayi yang ditemukan di bawah batu naga adalah kembar. Namun, analisis DNA mengungkapkan bahwa mereka sebenarnya adalah saudara tiri, lahir dari ibu yang sama tetapi ayah yang berbeda. Hal ini menunjukkan kemungkinan kelahiran yang tidak biasa, di mana seorang wanita hamil dengan dua anak dari dua pria yang berbeda pada saat yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!