5 Fakta Api Biru di Kawah Ijen, Fenomena Alam Langka yang Hanya Ada Dua di Dunia
Senin, 29 April 2024 - 20:30 WIB
Meski memiliki jalur pendakian yang cukup sulit, namun semua akan terbayar dengan keindahan alam yang bisa Anda nikmati di ketinggian 2.386 mdpl.
Bagi wisatawan yang tidak ingin bermalam di gunung tapi ingin menyaksikan fenomena blue fire, kawasan Kalipuro menjadi pilihan lain untuk bermalam.
Dari Kalipuro menuju Paltuding menghabiskan waktu sekitar satu jam perjalanan, atau menempuh jarak sekitar 35 km. Dengan estimasi waktu perjalanan trekking dari Paltuding menuju Kawah Ijen menghabiskan waktu sekitar 2 jam.
Kawah Ijen sendiri memang terkenal akan tambang belerang yang melimpah. Sehingga terkadang wisatawan akan dapat menyaksikan aktivitas masyarakat yang melakukan penambangan belerang.
Bagi wisatawan yang tidak ingin bermalam di gunung tapi ingin menyaksikan fenomena blue fire, kawasan Kalipuro menjadi pilihan lain untuk bermalam.
Dari Kalipuro menuju Paltuding menghabiskan waktu sekitar satu jam perjalanan, atau menempuh jarak sekitar 35 km. Dengan estimasi waktu perjalanan trekking dari Paltuding menuju Kawah Ijen menghabiskan waktu sekitar 2 jam.
2. Asal Api Biru
Pada saat malam tiba, gas belerang yang keluar dari kawah terbakar oleh udara panas di sekitarnya dan menghasilkan nyala api berwarna biru yang sangat menakjubkan.Kawah Ijen sendiri memang terkenal akan tambang belerang yang melimpah. Sehingga terkadang wisatawan akan dapat menyaksikan aktivitas masyarakat yang melakukan penambangan belerang.
3. Suhu Api Biru Bisa Capai Ratusan Derajat Celcius
Fenomena langka ini berasal dari gas belerang bertekanan tinggi yang menyembur dari celah-celah bebatuan dengan suhu mencapai 600 derajat celcius. Karena itulah fenomena ini hanya dapat disaksikan melalui kejauhan dan pada waktu malam hari saja.Lihat Juga :