Keren! Aplikasi Karya Anak Bangsa Masuk Semifinal Microsoft Imagine Cup 2024
Jum'at, 19 April 2024 - 22:24 WIB
Aplikasi Agrimate karya anak bangsa berhasil menjadi semifinalis Microsoft Imagine Cup 2024 tingkat dunia. (Foto: Dok UNIKOM)
JAKARTA - Aplikasi Agrimate karya empat mahasiswa UNIKOM berhasil menjadi semifinalis Microsoft Imagine Cup 2024 tingkat dunia. Selanjutnya mereka akan bersaing dengan 19 semifinalis lain dari berbagai negara seperti Amerika Serikat, India, Inggris, Kanada, dan China.
Di ajang ini, Indonesia menjadi satu-satunya perwakilan dari Asia Tenggara. Microsoft Imagine Cup 2024 sendiri merupakan kompetisi teknologi tahunan global yang untuk menghargai kegigihan dan kreativitas pelajar dari seluruh dunia, yang ingin membangun startup dengan teknologi AI.
Agrimate merupakan aplikasi multiplatform berbasis Microsoft Azure yang menawarkan solusi untuk membantu petani mengatasi tantangan di setiap langkah pertanian. Ide aplikasi ini lahir dari kekhawatiran petani-petani Indonesia dalam menghadapi berbagai rintangan pada setiap musim tanam, mulai dari tahap pra-tanam hingga pasca-panen.
Misalnya saja, tantangan mendapatkan pendanaan sebelum masa tanam, terutama bagi petani skala kecil yang merupakan 72,1% dari total petani di Indonesia. Ada pula tantangan menghadapi serangan hama selama masa tanam, dan penetapan harga yang sesuai untuk penjualan hasil panen selama pasca-panen.
Di ajang ini, Indonesia menjadi satu-satunya perwakilan dari Asia Tenggara. Microsoft Imagine Cup 2024 sendiri merupakan kompetisi teknologi tahunan global yang untuk menghargai kegigihan dan kreativitas pelajar dari seluruh dunia, yang ingin membangun startup dengan teknologi AI.
Agrimate merupakan aplikasi multiplatform berbasis Microsoft Azure yang menawarkan solusi untuk membantu petani mengatasi tantangan di setiap langkah pertanian. Ide aplikasi ini lahir dari kekhawatiran petani-petani Indonesia dalam menghadapi berbagai rintangan pada setiap musim tanam, mulai dari tahap pra-tanam hingga pasca-panen.
Misalnya saja, tantangan mendapatkan pendanaan sebelum masa tanam, terutama bagi petani skala kecil yang merupakan 72,1% dari total petani di Indonesia. Ada pula tantangan menghadapi serangan hama selama masa tanam, dan penetapan harga yang sesuai untuk penjualan hasil panen selama pasca-panen.
Lihat Juga :