Meta Akan Melabeli Konten Buatan AI Mulai Mei 2024
Rabu, 10 April 2024 - 12:24 WIB
Peringatan dewan muncul di tengah kekhawatiran penyalahgunaan aplikasi berbasis kecerdasan buatan yang merajalela untuk disinformasi di platform media sosial, terutama di tahun pemilihan, tidak hanya di Amerika Serikat tetapi juga di seluruh dunia.
Label "Made with AI" yang baru dari Meta akan mengidentifikasi konten yang dibuat atau diubah dengan AI, termasuk video, audio, dan gambar. Selain itu, label yang lebih jelas akan digunakan untuk konten yang dianggap berisiko tinggi menyesatkan publik.
"Kami setuju bahwa memberikan transparansi dan konteks tambahan sekarang menjadi cara yang lebih baik untuk menangani konten ini," kata Monika Bickert, Wakil Presiden Kebijakan Konten Meta, dalam sebuah posting blog. "Label akan mencakup rentang konten yang lebih luas selain dari konten yang dimanipulasi yang Dewan Pengawas rekomendasikan untuk diberi label," tuturnya.
Teknik pelabelan baru ini terkait dengan kesepakatan yang dibuat pada bulan Februari di antara raksasa teknologi dan pelaku AI untuk menindak konten yang dimanipulasi yang dimaksudkan untuk menipu pengguna.
Baca Juga: FBI Temukan Modus Penipuan Baru, Gunakan Teknik Deepfake
Meta, Google, dan OpenAI telah sepakat untuk menggunakan watermarking yang akan menandai gambar yang dihasilkan oleh aplikasi AI mereka.
Label "Made with AI" yang baru dari Meta akan mengidentifikasi konten yang dibuat atau diubah dengan AI, termasuk video, audio, dan gambar. Selain itu, label yang lebih jelas akan digunakan untuk konten yang dianggap berisiko tinggi menyesatkan publik.
"Kami setuju bahwa memberikan transparansi dan konteks tambahan sekarang menjadi cara yang lebih baik untuk menangani konten ini," kata Monika Bickert, Wakil Presiden Kebijakan Konten Meta, dalam sebuah posting blog. "Label akan mencakup rentang konten yang lebih luas selain dari konten yang dimanipulasi yang Dewan Pengawas rekomendasikan untuk diberi label," tuturnya.
Teknik pelabelan baru ini terkait dengan kesepakatan yang dibuat pada bulan Februari di antara raksasa teknologi dan pelaku AI untuk menindak konten yang dimanipulasi yang dimaksudkan untuk menipu pengguna.
Baca Juga: FBI Temukan Modus Penipuan Baru, Gunakan Teknik Deepfake
Meta, Google, dan OpenAI telah sepakat untuk menggunakan watermarking yang akan menandai gambar yang dihasilkan oleh aplikasi AI mereka.
Lihat Juga :