NASA Berencana Suntik Jutaan Ton Es ke Atmosfer untuk Melawan Perubahan Iklim

Minggu, 03 Maret 2024 - 17:43 WIB
Sebagai perbandingan dengan karbon dioksida, metana lebih berpotensi mengikat panas di atmosfer. Namun tidak seperti karbon dioksida, metana tidak berumur panjang di atmosfer Bumi dan punya jangka waktu sekitar satu dekade ketimbang berabad-abad.

Itu berarti, mengurangi metana secara signifikan bisa berdampak dengan cepat untuk memperlambat pemanasan atmosfer.

Dengan membangun pemeriksaan dasar dan menentukan wilayah mana yang menyumbang gas metana tebanyak, NASA berharap bisa membantu para pengambil keputusan untuk mengurangi gas rumah kaca di atmosfer yang akhirnya membatasi perubahan iklim.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!