Liontin Emas Berusia 3 Ribu Tahun Ditemukan di Yerussalem
Jum'at, 01 Maret 2024 - 18:03 WIB
Pemeriksaan lebih lanjut menemukan bahwa liontin emas tersebut terbuat dari elektrum, senyawa emas dan perak yang lebih kuat dari emas standar. Setelah membandingkan antara barang tersebut dan penelitian yang ada tentang artefak serupa, serta meminta pendapat dari para ahli dari Universitas Ibrani dan Otoritas Benda Bersejarah Israel, Nagtegaal menyimpulkan liontin itu berasal dari orang-orang Feniks.
Baca Juga: Terungkap, Gempa Dahsyat Pernah Melanda Yerusalem
"Ini mewakili bukti terbaik sejauh ini bahwa orang-orang Feniks hadir di Yerusalem selama abad ke-10 SM, pada masa Raja Salomo," ujar Nagtegaal dalam sebuah artikel.
Para sarjana Alkitab dan arkeolog diyakini sangat ingin membuktikan bahwa ada orang-orang Feniks di Yerusalem selama era kuil pertama dan sebelumnya, karena hal itu akan memberikan kredit kepada catatan Alkitab tentang interaksi antara Raja Hiram dari Tirus dengan Raja Daud dan Raja Salomo.
Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Daud atau Salomo adalah kisah nyata. Bahkan sedikit yang mendukung klaim Alkitab bahwa Raja Hiram mengirim persediaan dan pekerja untuk membantu pembangunan kuil pertama di Yerusalem. Sementara Tirus adalah pusat budaya Feniks yang diyakini saat ini sebagai Lebanon.
Baca Juga: Terungkap, Gempa Dahsyat Pernah Melanda Yerusalem
"Ini mewakili bukti terbaik sejauh ini bahwa orang-orang Feniks hadir di Yerusalem selama abad ke-10 SM, pada masa Raja Salomo," ujar Nagtegaal dalam sebuah artikel.
Para sarjana Alkitab dan arkeolog diyakini sangat ingin membuktikan bahwa ada orang-orang Feniks di Yerusalem selama era kuil pertama dan sebelumnya, karena hal itu akan memberikan kredit kepada catatan Alkitab tentang interaksi antara Raja Hiram dari Tirus dengan Raja Daud dan Raja Salomo.
Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Daud atau Salomo adalah kisah nyata. Bahkan sedikit yang mendukung klaim Alkitab bahwa Raja Hiram mengirim persediaan dan pekerja untuk membantu pembangunan kuil pertama di Yerusalem. Sementara Tirus adalah pusat budaya Feniks yang diyakini saat ini sebagai Lebanon.
Lihat Juga :