Ini Cairan Temahal di Dunia, Seharga Rp600 Miliar per Galon
Rabu, 21 Februari 2024 - 09:56 WIB
Baca Juga: Semakin Kecil Kalajengking, Semakin Mematikan Racunnya
Metode lainnya dengan stimulasi listrik untuk memicu pelepasan bisa agar proses pengumpulannya lebih cepat, namun membutuhkan kalibrasi yang hati-hati agar tak melukai kalajengking.
Baru-baru ini, terdapat sebuah sistem pemerasan otomatis menggunakan robotika dan lingkungan terkontrol untuk memaksimalkan hasil ekstraksi bisa. Metode ini untuk meminimalisasi campur tangan manusia.
Produksi ekstrak bisa kalajengking juga dilakukan di Brasil. Bahkan di kawasan yang dipenuhi spesies kalajengking langka itu terdapat peternakan khusus dan fasilitas untuk ekstraksi bisa, terutama dari Tityus serrulatus yang dikenal dengan bisa neurotoksiknya.
India dan Asia Tenggara juga berkontribusi pada permintaan global untuk bisa kalajengking, dengan spesies seperti Heterometrus swammerdami yang dibesarkan secara komersial untuk pengumpulan bisa.
Metode lainnya dengan stimulasi listrik untuk memicu pelepasan bisa agar proses pengumpulannya lebih cepat, namun membutuhkan kalibrasi yang hati-hati agar tak melukai kalajengking.
Baru-baru ini, terdapat sebuah sistem pemerasan otomatis menggunakan robotika dan lingkungan terkontrol untuk memaksimalkan hasil ekstraksi bisa. Metode ini untuk meminimalisasi campur tangan manusia.
Produksi ekstrak bisa kalajengking juga dilakukan di Brasil. Bahkan di kawasan yang dipenuhi spesies kalajengking langka itu terdapat peternakan khusus dan fasilitas untuk ekstraksi bisa, terutama dari Tityus serrulatus yang dikenal dengan bisa neurotoksiknya.
India dan Asia Tenggara juga berkontribusi pada permintaan global untuk bisa kalajengking, dengan spesies seperti Heterometrus swammerdami yang dibesarkan secara komersial untuk pengumpulan bisa.
Lihat Juga :