Virus Penyebab Wabah Black Death Dikonfirmasi di Oregon, Tertular dari Kucing Peliharaan

Selasa, 13 Februari 2024 - 07:57 WIB
Gejalanya meliputi demam tiba-tiba, mual, lemas, menggigil, nyeri otot, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Jika tidak didiagnosis sejak dini, pes bubonik dapat menyebabkan infeksi aliran darah dan infeksi paru-paru. Pihak berwenang memperingatkan kedua tahap infeksi ini sulit diobati dan terkadang dapat mengakibatkan kematian.

Pernah Disebut Sebagai Black Death

Wabah pes bubonik pernah menjadi pandemi yang mematikan di Eropa pada abad ke-14, yang dikenal sebagai Black Death. Tepatnya, terjadi pada 1346 hingga 1353. Itu adalah salah satu pandemi paling fatal dalam sejarah umat manusia, sebanyak 50 juta orang meninggal, atau 50% dari populasi Eropa pada abad ke-14.

Penyakit pes disebabkan oleh bakteri Yersinia pestis dan disebarkan melalui kutu. Saat ini, penyakit ini masih ada di beberapa negara, termasuk Afrika, Asia, dan Amerika Utara.

Saat ini wabah pes bubonik dapat diobati dengan antibiotik jika didiagnosis dan diobati dengan cepat.

Tips Menghindari Pes Bubonik

Penyakti Pes bisa menyebar ke manusia atau hewan melalui gigitan kutu yang terinfeksi atau kontak dengan hewan yang sakit.

Hewan yang paling umum membawa pes di Central Oregon adalah tupai, tetapi tikus dan hewan pengerat lainnya juga dapat membawa penyakit ini.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!