Indonesia Sebentar lagi Punya Drone Tempur dan Pesawat Amfibi
Selasa, 11 Agustus 2020 - 14:40 WIB
Lebih lanjut, Bambang memaparkan, hasil pengembangan Puna MALE akan diproduksi oleh PT Dirgantara Indonesia, dan ditargetkan akan mulai terbang atau first flight pada Januari 2021.
Sementara untuk mendukung program tol laut, kementerian juga pengembangan pesawat angkut berjenis amfibi N219A dengan teknologi komposit.
“Program ini telah memasuki tahapan desain float yang sesuai dengan aircraft N219,” imbuh Bambang.
Nantinya, pesawat ini difungsikan untuk berbagai keperluan, seperti pesawat penumpang, cargo, carter industri lepas pantai untuk keperluan search and rescue dan bencana, hingga pelayanan kesehatan dalam bentuk ambulance udara.
Foto 1: Pesawat nirawak Puna jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam, yang berkemampuan terbang selama 24 jam.
Sementara untuk mendukung program tol laut, kementerian juga pengembangan pesawat angkut berjenis amfibi N219A dengan teknologi komposit.
“Program ini telah memasuki tahapan desain float yang sesuai dengan aircraft N219,” imbuh Bambang.
Nantinya, pesawat ini difungsikan untuk berbagai keperluan, seperti pesawat penumpang, cargo, carter industri lepas pantai untuk keperluan search and rescue dan bencana, hingga pelayanan kesehatan dalam bentuk ambulance udara.
Foto 1: Pesawat nirawak Puna jenis Medium Altitude Long Endurance (MALE) Elang Hitam, yang berkemampuan terbang selama 24 jam.
(wbs)
Lihat Juga :