Apple Bayar Kompensasi Gugatan Kasus Baterai iPhone Rp7,5 Miliar
Senin, 08 Januari 2024 - 08:13 WIB
Alasan Apple saat itu untuk menjaga agar iPhone lama tetap berjalan lebih lama, tetapi pengguna tidak senang dengan kurangnya transparansi. Sebagian besar pengguna merasa mereka dipaksa untuk meng-upgrade iPhone atau memesan penggantian baterai yang mahal lebih cepat dari yang seharusnya.
Baca Juga: Apple Ingatkan Bahaya Pengisi Daya Apple Watch Abal-abal
Jenis manajemen kinerja ini masih berlaku hingga hari ini di iOS 17 – hanya sekarang semuanya sudah dijelaskan dengan detail, dan pengguna memiliki opsi untuk menonaktifkannya. Apple selalu bersikeras bahwa mereka berada pada posisi yang benar, dan mengatakan bahwa mereka hanya setuju menyelesaikan gugatan tersebut untuk menghindari persidangan yang panjang dan mahal.
Jika pengguna berhasil mengajukan klaim kompensasi sebelum batas waktu pada 2020, periksa rekening bank. Kemungkinan pengguna sekarang memiliki pembayaran bonus 2024 dari Apple, hampir empat tahun setelah kesepakatan penyelesaian dicapai.
Baca Juga: Apple Ingatkan Bahaya Pengisi Daya Apple Watch Abal-abal
Jenis manajemen kinerja ini masih berlaku hingga hari ini di iOS 17 – hanya sekarang semuanya sudah dijelaskan dengan detail, dan pengguna memiliki opsi untuk menonaktifkannya. Apple selalu bersikeras bahwa mereka berada pada posisi yang benar, dan mengatakan bahwa mereka hanya setuju menyelesaikan gugatan tersebut untuk menghindari persidangan yang panjang dan mahal.
Jika pengguna berhasil mengajukan klaim kompensasi sebelum batas waktu pada 2020, periksa rekening bank. Kemungkinan pengguna sekarang memiliki pembayaran bonus 2024 dari Apple, hampir empat tahun setelah kesepakatan penyelesaian dicapai.
(msf)
Lihat Juga :