Ilmuwan Temukan Material Sekeras Berlian, Cocok untuk Mobil dan Pesawat Luar Angkasa
Sabtu, 16 Desember 2023 - 20:03 WIB
Baca Juga: Berlian di Dalam Berlian Langka Ditemukan di India
Para peneliti telah mencoba membuka potensi karbon nitrida sejak tahun 1980-an, setelah memperhatikan sifat luar biasa bahan ini, termasuk ketahanan tinggi terhadap panas. Namun, setelah lebih dari tiga dekade penelitian dan berbagai upaya untuk mensintesisnya, belum ada hasil yang dapat dipercaya.
Terobosan baru ini tak hanya muncul dari buah pikiran Dr Dominique Laniel. Dia bekerja bersama tim ilmuwan University of Edinburgh dan ahli dari University of Bayreuth, Jerman, dan University of Linkoping, Swedia.
Tim peneliti mengekspos berbagai bentuk molekul karbon nitrogen pada tekanan antara 70 dan 135 gigapascal – sekitar satu juta kali tekanan atmosfer kita – sambil memanaskannya hingga suhu lebih dari 1.500 derajat Celsius.
Untuk mengidentifikasi susunan atom senyawa di bawah kondisi ini, sampel-sampel tersebut disinari oleh sinar-X intens di tiga akselerator partikel – European Synchrotron Research Facility di Prancis, Deutsches Elektronen-Synchrotron di Jerman, dan Advanced Photon Source berbasis di Amerika Serikat.
Para peneliti telah mencoba membuka potensi karbon nitrida sejak tahun 1980-an, setelah memperhatikan sifat luar biasa bahan ini, termasuk ketahanan tinggi terhadap panas. Namun, setelah lebih dari tiga dekade penelitian dan berbagai upaya untuk mensintesisnya, belum ada hasil yang dapat dipercaya.
Terobosan baru ini tak hanya muncul dari buah pikiran Dr Dominique Laniel. Dia bekerja bersama tim ilmuwan University of Edinburgh dan ahli dari University of Bayreuth, Jerman, dan University of Linkoping, Swedia.
Tim peneliti mengekspos berbagai bentuk molekul karbon nitrogen pada tekanan antara 70 dan 135 gigapascal – sekitar satu juta kali tekanan atmosfer kita – sambil memanaskannya hingga suhu lebih dari 1.500 derajat Celsius.
Untuk mengidentifikasi susunan atom senyawa di bawah kondisi ini, sampel-sampel tersebut disinari oleh sinar-X intens di tiga akselerator partikel – European Synchrotron Research Facility di Prancis, Deutsches Elektronen-Synchrotron di Jerman, dan Advanced Photon Source berbasis di Amerika Serikat.
Lihat Juga :