Sistem Ethereum Dibajak, Kelompok Hacker Sukses Kantongi Rp1 Triliun

Kamis, 16 November 2023 - 21:07 WIB
Para hacker dapat membuat alamat sementara untuk setiap transaksi dengan alamat yang sangat mirip dengan alamat tujuan pengiriman dana oleh korban. Dengan begitu tidak ada kecurigaan dari pihak korban.

Karena alamatnya merupakan rangkaian panjang karakter yang tampaknya acak, sebagian besar pengguna hanya memeriksa ulang beberapa karakter pertama dan terakhir, alih-alih membandingkan keseluruhan alamat.

Ketika korban tidak menaruh curiga, maka dana akan dikirimkan dengan mudah. Para peneliti keamanan siber mengungkap bahwa salah satu korban bahkan ada yang mengalami kerugian hingga Rp24 miliar.

Dengan maraknya kasus peretasan ini, para pengguna Ethereum disarankan untuk memeriksa kembali seluruh alamat sebelum mengirim dana, dan bukan hanya karakter pertama dan terakhir tapi secara keseluruhan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!