Beri Ruang untuk Hamas, TikTok Akui Menerima Banyak Tekanan

Jum'at, 03 November 2023 - 20:31 WIB
Menurut NBC News, beberapa anggota parlemen baru-baru ini meningkatkan seruan mereka agar aplikasi tersebut dilarang di tengah tuduhan bahwa algoritma TikTok secara tidak proporsional mempromosikan konten pro-Palestina.

Dalam pembaruannya, TikTok mengatakan bahwa klaim tersebut didasarkan pada analisis yang tidak masuk akal. Perusahaan juga menegaskan bahwa pihaknya sebenarnya terus berupaya untuk mencegah penyebaran ujaran kebencian dan informasi yang salah.

"Selama beberapa hari terakhir, ada analisis yang tidak masuk akal terhadap data tagar TikTok seputar konflik tersebut, menyebabkan beberapa komentator memberikan sindiran yang salah bahwa TikTok mendorong konten pro-Palestina daripada konten pro-Israel ke pengguna AS," lanjutnya.

TikTok bukan satu-satunya platform yang menghadapi peningkatan pengawasan atas kebijakan moderasinya karena ketegangan seputar konflik meluas ke platform media sosial.

Meta menghadapi tuduhan bahwa mereka memblokir akun Instagram yang memposting tentang kondisi di Gaza, yang dikaitkan dengan “bug.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!