Spesifikasi Rudal AMRAAM, Senjata Andalan Pesawat Tempur AS
Jum'at, 15 September 2023 - 22:08 WIB
Rudal AMRAAM AIM-120 merupakan rudal jarak menengah yang bisa dioperasikan di segala cuaca. Foto/Air Force
WASHINGTON - Rudal udara ke udara generasi terbaru yang popular disebut advanced medium-range air-to-air missile (AMRAAM) AIM-120 merupakan senjata andalan pesawat tempur Amerika Serikat (AS). Rudal AMRAAM AIM-120 merupakan rudal jarak menengah yang bisa dioperasikan di segala cuaca.
Dikutip dari laman Air Force Military, Jumat (15/9/2023), rudal AMRAAM merupakan pengembangan lanjutan dari seri rudal AIM-7 Sparrow. Rudal ini lebih cepat, lebih kecil dan ringan, serta memiliki kemampuan yang lebih baik terhadap target di ketinggian rendah.
Rudal AMRAAM menggabungkan radar aktif dengan unit referensi inersia dan sistem komputer mikro. Fitur ini membuat rudal tersebut tidak terlalu bergantung pada sistem kendali tembakan pesawat. Setelah rudal mendekati target, radar aktifnya akan memandunya untuk mencegat.
Baca juga; Rudal AMRAAM Generasi Ke-5 Bikin F-16 Makin Ganas, Hancurkan Target Sejauh 180 Km
“Hal ini memungkinkan pilot untuk mengarahkan dan menembakkan beberapa rudal secara bersamaan ke beberapa sasaran. Pilot kemudian dapat melakukan manuver mengelak sementara rudal mengarahkan pada target,” tulis Air Force Military.
Dikutip dari laman Air Force Military, Jumat (15/9/2023), rudal AMRAAM merupakan pengembangan lanjutan dari seri rudal AIM-7 Sparrow. Rudal ini lebih cepat, lebih kecil dan ringan, serta memiliki kemampuan yang lebih baik terhadap target di ketinggian rendah.
Rudal AMRAAM menggabungkan radar aktif dengan unit referensi inersia dan sistem komputer mikro. Fitur ini membuat rudal tersebut tidak terlalu bergantung pada sistem kendali tembakan pesawat. Setelah rudal mendekati target, radar aktifnya akan memandunya untuk mencegat.
Baca juga; Rudal AMRAAM Generasi Ke-5 Bikin F-16 Makin Ganas, Hancurkan Target Sejauh 180 Km
“Hal ini memungkinkan pilot untuk mengarahkan dan menembakkan beberapa rudal secara bersamaan ke beberapa sasaran. Pilot kemudian dapat melakukan manuver mengelak sementara rudal mengarahkan pada target,” tulis Air Force Military.
Lihat Juga :