Benarkah iPhone Tidak Bisa Dihack? Begini Penjelasannya
Senin, 11 September 2023 - 13:44 WIB
Bahkan, mungkin bisa dikatakan bahwa tidak ada perangkat yang benar-benar tak bisa diretas.
Mengutip Gizmochina, Senin (11/9), laporan penelitian Technical University of Darmstadt tahun 2022 sempat menyebutkan bahwa iPhone paling rentan terhadap peretas ketika dalam kondisi mati.
Pada keterangannya, peneliti menyampaikan bahwa kemungkinan peretasan terjadi karena teknologi jaringan nirkabel yang dimiliki iPhone. Saat perangkat dimatikan, chip nirkabel seperti Bluetooth, NFC, dan UWB (Ultra Wideband) masih tetap menyala.
Namun, bukan hanya itu kemungkinan yang dapat dimanfaatkan peretas terhadap iPhone. Jika pengguna tidak hati-hati, peretas bisa mengeksploitasi celah keamanan pada OS atau melalui aplikasi pihak ketiga guna mendapat akses tidak sah ke perangkat.
Mengutip Gizmochina, Senin (11/9), laporan penelitian Technical University of Darmstadt tahun 2022 sempat menyebutkan bahwa iPhone paling rentan terhadap peretas ketika dalam kondisi mati.
Pada keterangannya, peneliti menyampaikan bahwa kemungkinan peretasan terjadi karena teknologi jaringan nirkabel yang dimiliki iPhone. Saat perangkat dimatikan, chip nirkabel seperti Bluetooth, NFC, dan UWB (Ultra Wideband) masih tetap menyala.
Namun, bukan hanya itu kemungkinan yang dapat dimanfaatkan peretas terhadap iPhone. Jika pengguna tidak hati-hati, peretas bisa mengeksploitasi celah keamanan pada OS atau melalui aplikasi pihak ketiga guna mendapat akses tidak sah ke perangkat.
Melalui laman bantuan resminya, Apple juga memberikan sejumlah tanda ketika ID Apple diretas. Berikut di antaranya:
1. Apple menginformasikan adanya aktivitas akun yang tidak dikenali.Lihat Juga :