Terlalu Lama di Luar Angkasa Ternyata Bikin Astronot Rentan Terkena Virus

Sabtu, 02 September 2023 - 06:35 WIB
“Kami sekarang dapat menyelidiki apa yang terjadi pada sel T, yang merupakan komponen kunci dari sistem kekebalan tubuh, ketika terkena kondisi tanpa bobot," lanjutnya.

Dalam melakukan penelitian, Westerberg dan timnya menggunakan kasur air yang dibuat khusus untuk mengelabui tubuh agar berpikir bahwa tubuh tidak berbobot, sebuah teknik yang disebut “perendaman kering”.

Lalu, 8 subjek sehat diletakan pada perendaman kering selama 3 minggu. Kemudian para peneliti melakukan analisis darah pada subjek ini pada interval yang berbeda-beda.

Tim melakukan penghitungan dari sebelum percobaan, kemudian 7, 14, dan 21 hari setelah percobaan dimulai dan, terakhir, seminggu setelah percobaan selesai.

Hasilnya, mereka menemukan bahwa sel T subjek telah berubah dalam masa perendaman kering. Perubahan itu terjadi setelah 7 dan 14 hari tanpa bobot.

Perubahan paling ekstrim terjadi setelah 14 hari. Gen sel T tampak mengadopsi keadaan yang belum matang selama proses tersebut, yang berarti mereka berperilaku seolah-olah tidak menemukan virus.

Itu adalah sesuatu yang dapat berdampak negatif terhadap kesehatan astronot.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!