Ciri-Ciri WhatsApp Bermodus Soceng, Bisa Sedot Habis Rekening
Jum'at, 01 September 2023 - 10:30 WIB
Salah satu modus soceng di WhatsApp adalah dengan modus mengirimkan link resi paket. Pelaku berpura-pura sebagai kurir paket, lalu mengirimkan link resi pengiriman paket tersebut. Umumnya, tautan tersebut memiliki ekstension file APK yang dimanipulasi dan disertai foto paket.
Jika korban mengklik link dan aplikasi ter-install, maka data-data penting miliknya yang tersimpan di perangkat smartphone dapat dicuri. Termasuk, informasi mengenai mobile banking korban dan OTP (One Time Password).
2. Surat undangan pernikahan
Pesan WhatsApp bermodus soceng juga berupa undangan pernikahan. Sama seperti link resi paket, undangan pernikahan yang dikirimkan juga dalam bentuk file APK.
Pelaku mengirimkan undangan pernikahan dari orang yang seolah-olah dikenal oleh korban dengan menyertakan file APK berjudul Surat Undangan Pernikahan Digital. Pengguna WhatsApp harus waspada jika menerima chat bermodus soceng seperti itu. Terlebih lagi jika dikirimkan oleh orang atau nomor yang tidak dikenal.
3. Info perubahan tarif transfer bank
Dengan berpura-pura sebagai pihak bank, penipu menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank atau dapat juga info layanan gratis transfer antarbank, kepada korban melalui WhatsApp. Korban akan diarahkan untuk mengeklik tombol sign up kemudian mengisi formulir yang meminta data pribadi, seperti OTP, PIN, dan password.
Jika korban mengklik link dan aplikasi ter-install, maka data-data penting miliknya yang tersimpan di perangkat smartphone dapat dicuri. Termasuk, informasi mengenai mobile banking korban dan OTP (One Time Password).
2. Surat undangan pernikahan
Pesan WhatsApp bermodus soceng juga berupa undangan pernikahan. Sama seperti link resi paket, undangan pernikahan yang dikirimkan juga dalam bentuk file APK.
Pelaku mengirimkan undangan pernikahan dari orang yang seolah-olah dikenal oleh korban dengan menyertakan file APK berjudul Surat Undangan Pernikahan Digital. Pengguna WhatsApp harus waspada jika menerima chat bermodus soceng seperti itu. Terlebih lagi jika dikirimkan oleh orang atau nomor yang tidak dikenal.
3. Info perubahan tarif transfer bank
Dengan berpura-pura sebagai pihak bank, penipu menyampaikan informasi perubahan tarif transfer bank atau dapat juga info layanan gratis transfer antarbank, kepada korban melalui WhatsApp. Korban akan diarahkan untuk mengeklik tombol sign up kemudian mengisi formulir yang meminta data pribadi, seperti OTP, PIN, dan password.
Lihat Juga :