Ilmuwan Temukan Gen Rahasia Umur Panjang

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 11:51 WIB
Tikus ini ternyata menghasilkan lebih banyak asam hialuronat dibandingkan hewan pengerat lainnya. Asam hialuronat adalah molekul yang ditemukan dalam zat seperti jeli yang mengelilingi sel. Ini adalah komponen utama jaringan ikat dan berperan dalam penyembuhan luka, pelumasan sendi, dan fungsi kekebalan tubuh.

Dr Andrei Seluanov bersama para rekannya di Universitas Rochester telah melakukan rekayasa genetik pada tikus untuk menghasilkan gen HAS2 versi tikus mol telanjang.

Hal ini menyebabkan peningkatan kesehatan dan peningkatan rata-rata umur tikus yang dimodifikasi sebesar 4,4 persen, yang juga lebih tahan terhadap kanker. “Studi kami memberikan bukti prinsip bahwa mekanisme umur panjang unik yang berevolusi pada spesies mamalia berumur panjang dapat diekspor untuk meningkatkan umur mamalia lain,” kata Dr Vera Gorbunova, penulis lain dari studi tersebut

Tikus mol telanjang adalah hewan pengerat tidak berbulu yang dikenal karena umurnya yang panjang dan tahan terhadap kanker.

Di alam liar, hewan ini dapat hidup hingga 30 tahun, sepuluh kali lebih lama dibandingkan hewan pengerat lain seukurannya. Di penangkaran, mereka diketahui hidup lebih lama lagi, hingga 35 tahun.

Para peneliti sebelumnya telah menemukan bahwa HMW-HA adalah salah satu mekanisme yang bertanggung jawab atas resistensi tikus mol telanjang terhadap kanker.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!