Pesawat Luar Angkasa India Sukses Mendarat di Bulan, Ini Misi Selanjutnya
Kamis, 24 Agustus 2023 - 18:08 WIB
Baca Juga: Melihat Kecanggihan Roket-roket Pariwisata Luar Angkasa
Semua ilmu itu berhasil didapat setelah India pada 2019 lalu gagal mendaratkan Chandrayaan-2 di Bulan. Kala itu pesawat tidak bisa melewati medan yang berat dengan parit dan kawah yang banyak. "India menunjukkan dan membuktikan bahwa langit bukanlah batasnya,” kata Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Chandrayaan-3 akan menghabiskan waktu selama dua pekan untuk mengumpulkan sampel batuan, gambar, dan data Bulan. India juga akan menjalankan serangkaian eksperimen untuk menentukan komposisi mineral permukaan Bulan.
Dalam kesempatan ini, kendaraan penjelajah Bulan Pragyaan dengan bobot 26 Kg juga akan diterjunkan untuk melakukan pengukuran.
Dr Ian Whittaker, pakar fisika luar angkasa di Nottingham Trent University, mengatakan, pendaratan di Kutub Selatan Bulan akan memberi umat manusia penentuan komposisi kerak yang lebih akurat. Lokasi ini diyakini cocok untuk pangkalan karena mendapatkan sinar matahari yang konstan sebagai sumber listrik.
Semua ilmu itu berhasil didapat setelah India pada 2019 lalu gagal mendaratkan Chandrayaan-2 di Bulan. Kala itu pesawat tidak bisa melewati medan yang berat dengan parit dan kawah yang banyak. "India menunjukkan dan membuktikan bahwa langit bukanlah batasnya,” kata Perdana Menteri India, Narendra Modi.
Chandrayaan-3 akan menghabiskan waktu selama dua pekan untuk mengumpulkan sampel batuan, gambar, dan data Bulan. India juga akan menjalankan serangkaian eksperimen untuk menentukan komposisi mineral permukaan Bulan.
Dalam kesempatan ini, kendaraan penjelajah Bulan Pragyaan dengan bobot 26 Kg juga akan diterjunkan untuk melakukan pengukuran.
Dr Ian Whittaker, pakar fisika luar angkasa di Nottingham Trent University, mengatakan, pendaratan di Kutub Selatan Bulan akan memberi umat manusia penentuan komposisi kerak yang lebih akurat. Lokasi ini diyakini cocok untuk pangkalan karena mendapatkan sinar matahari yang konstan sebagai sumber listrik.
Lihat Juga :