FBI Temukan 1.580 Bitcoin di Dompet Kripto Terkait Hacker Korea Utara

Rabu, 23 Agustus 2023 - 23:59 WIB
“Entitas sektor swasta harus memeriksa data blockchain yang terkait dengan alamat-alamat ini dan berhati-hati dalam mencegah transaksi langsung dengan, atau berasal dari, alamat-alamat tersebut,” kata FBI.

Pada bulan April 2023, pemerintah AS memperingatkan bahwa Grup Lazarus yang terkait dengan Korea Utara, yang disalahkan atas banyak serangan siber tingkat tinggi. Mereka menargetkan entitas dan bursa di industri blockchain dan mata uang kripto untuk menghasilkan dan mencuci dana.

Baca juga; Karma Kejatuhan Pasar Kripto terhadap Pendanaan Senjata Korea Utara

Berdasarkan indikator kompromi bersama yang terkait dengan kampanye ini, yang oleh pemerintah AS disebut TraderTraitor. GitHub mengaitkan Korea Utara dengan serangan rekayasa sosial yang menargetkan karyawan di perusahaan teknologi pada bulan Juli.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!