10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 14:53 WIB
Kelemahannya adalah dua kru yang mengoperasional tank ini dipastikan akan tersiksa. Sebab mesin tank satu bilik dengan kru, sehingga berisik, bau, dan berpotensi beracun di dalam ruang yang sangat sempit yang juga berisi perbekalan, seperti amunisi.

Visibilitas kru tank ini sangat terbatas, sehingga hampir mustahil untuk berkoordinasi dengan orang lain di unit. Penembak juga tidak dapat menembakkan senjatanya dengan kecepatan lebih dari tujuh mph. Masalah mekanis juga mengganggu kemudi, membuatnya rentan macet. Tank ini pada akhirnya mangkrak.

4. Arjun Mk I - India



India mulai mencoba memproduksi tank tempur pada 1974. Prototipe pertama diluncurkan satu dekade kemudian dan baru pada 2009 diproduksi. Akhirnya 124 unit dibuat namun hasilnya mengecewakan.

Mayoritas membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan yang serius karena suku cadang impor tidak banyak tersedia. Selain itu, tank-tank tersebut umumnya tidak dapat diandalkan lantaran cacat kualitas yang serius.

Dengan berat 62,5 ton, tank Arjun juga terlalu berat untuk melintasi sebagian besar jembatan di India timur. Tank ini juga kesulitan melibas medan yang berat di daerah tersebut.

5. T-80 – Uni Soviet



T-80 ditenagai oleh mesin turbin gas. Desainnya merupakan inovasi tank T-64, termasuk lapis baja komposit dan autoloader mekanis untuk meriamnya. Saat diperkenalkan pada 1976, kelemahan tank ini langsung muncul.

Penggunaan bahan bakarnya boros serta perawatannya mahal. Selain itu, daya tembaknya kecil dibandingkan model T-64A, namun biaya produksi T-80 lebih dari tiga kali lipat.

Perbaikan sempat dilakukan selama bertahun-tahun tetapi konsumsi bahan bakar masih terlalu tinggi, menyebabkan turbin ditukar dengan diesel pada model T-80UD selanjutnya.

T-80 perdana digunakan di Lapangan Merah selama kudeta yang gagal pada 1993. Setelah itu, Rusia yang baru merdeka mengirim T-80 ke Chechnya namun kinerjanya buruk. Tank rentan terhadap roket RPG karena cacat desain tabung propelan. Rusia selanjutnya tidak mengerahkan tank-tank ini dalam perang Chechnya kedua.

6. Panzer 68 - Swiss



Dengan berat 44 ton, Panzer 68 relatif kecil dan ringan untuk ukuran tank tempur utama. Ukuran senjata yang dimiliki juga lebih kecil dan lapisan bajanya rentan terhadap senjata anti-tank.

Masalah besar lainnya adalah cacat desain. Sistem radio mengganggu sistem rotasi menara elektronik, menyebabkan operasi yang tidak menentu dan memaksa pengguna mematikan radio saat membidik dan menembak.

Desain kotak roda gigi juga tidak memungkinkan pengemudi untuk berpindah ke posisi mundur sebelum berhenti total. Hal ini bisa menjadi masalah serius saat melarikan diri dari posisi dihujani tembakan.

Panzer 68 tetap beroperasi meskipun ada beberapa kekurangan. Versi pemutakhiran Panzer 68/88 diluncurkan, namun tank ini tetap dianggap belum mumpuni di medan perang.

7. M551 Sheridan – Amerika Serikat



M551 Sheridan adalah proyek gagal senilai USD1,3 juta. M551 Sheridan dirancang untuk bisa diangkut di pesawat bersama pasukan terjun payung. Oleh sebab itu, M551 hanya memiliki berat 15 ton.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!