Perbedaan Ledakan Nuklir Chernobyl dengan Hiroshima dan Nagasaki

Kamis, 20 Juli 2023 - 11:10 WIB


Bom atom yang dijatuhkan di Kota Hiroshima dan Nagasaki, Jepang. Foto/Wikipedia

Dari 134, 28 meninggal sesudahnya dan sekitar 14 kematian akibat kanker yang disebabkan oleh radiasi dalam kurun waktu 10 tahun setelah ledakan. Meskipun tidak mungkin untuk menentukan jumlah pasti kematian akibat insiden tersebut, 4.000 korban diperkirakan di negara-negara Soviet yang paling terpapar dan antara 9.000-16.000 di benua Eropa.

Perbedaan utama dari kasus bom atom Hiroshima dan Nagasaki dengan ledakan reaktor nuklir Chernobyl adalah jenis kerusakan yang ditimbulkan. Bom atom yang dijatuhkan di Hiroshima dan Nagasaki diledakkan jauh di atas permukaan tanah.

Baca juga; Pembuatan Bom Atom Hiroshima dan Nagasaki, Little Boy dan Fat Man Gunakan Bahan Berbeda

Kondisi ini memaksimalkan hasil ledakan, menyebabkan kerusakan langsung yang lebih besar, tetapi juga mengurangi tingkat radiasi. Sebaliknya, ledakan di Chernobyl, jauh lebih kecil dan terjadi di permukaan tanah, namun melontarkan lebih dari 400 kali lebih banyak bahan radioaktif ke atmosfer dan meninggalkan bongkahan besar puing-puing nuklir.

Dikutip dari laman ifl science, Kamis (20/7/2023), perbedaan lain terletak pada jumlah bahan fisil yang digunakan. Sebagian besar senjata nuklir dan reaktor nuklir menggunakan uranium yang diperkaya yang mengandung konsentrasi tinggi isotop uranium-235 (U-235).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!