Space Force Kembangkan Satelit Foo Fighter untuk Lacak Rudal Hipersonik
Kamis, 13 Juli 2023 - 17:49 WIB
Secara umum, pengendalian tembakan menggabungkan berbagai teknologi seperti radar atau sensor lainnya. Sistem ini menggunakan komputer dan senjata jarak jauh bersama-sama ke dalam sistem kohesif yang dapat mendeteksi ancaman atau target.
Kemudian mengarahkan senjata atau tindakan pencegahan lainnya ke arah objek yang menjadi ancaman. Konstelasi satelit seperti itu mungkin dapat mendeteksi dan melacak rudal hipersonik, kemudian mengarahkan pencegat untuk menghancurkannya.
SDA menargetkan untuk meluncurkan konstelasi prototipe FOO Fighter pada tahun 2026. Sebab, beberapa jenis senjata hipersonik baru seperti kendaraan luncur mampu memiliki tingkat kecepatan dan kemampuan manuver yang jauh lebih tinggi daripada rudal sebelumnya.
Ini membutuhkan perangkat baru yang mampu mendeteksi, melacak, dan mencegat untuk melawannya. Program FOO Fighter menambah pengejaran berkelanjutan militer AS terhadap sensor berbasis ruang angkasa yang dirancang untuk memperingatkan dan melacak ancaman saat ini dan yang muncul seperti rudal hipersonik.
Kemudian mengarahkan senjata atau tindakan pencegahan lainnya ke arah objek yang menjadi ancaman. Konstelasi satelit seperti itu mungkin dapat mendeteksi dan melacak rudal hipersonik, kemudian mengarahkan pencegat untuk menghancurkannya.
SDA menargetkan untuk meluncurkan konstelasi prototipe FOO Fighter pada tahun 2026. Sebab, beberapa jenis senjata hipersonik baru seperti kendaraan luncur mampu memiliki tingkat kecepatan dan kemampuan manuver yang jauh lebih tinggi daripada rudal sebelumnya.
Ini membutuhkan perangkat baru yang mampu mendeteksi, melacak, dan mencegat untuk melawannya. Program FOO Fighter menambah pengejaran berkelanjutan militer AS terhadap sensor berbasis ruang angkasa yang dirancang untuk memperingatkan dan melacak ancaman saat ini dan yang muncul seperti rudal hipersonik.
Lihat Juga :