Ini Supermoon Pertama Tahun 2023, Bulan Purnama Buck Moon Jaraknya Lebih Dekat Bumi
Senin, 03 Juli 2023 - 12:32 WIB
“Selain lebih dekat ke Bumi daripada rata-rata, Buck Moon juga merupakan salah satu bulan purnama yang menggantung paling rendah dalam setahun. Posisi seperti ini terlihat dari Belahan Bumi Utara,” tulis laman Live Science yang dikutip SINDOnews, Senin (3/7/2023).
Posisi bulan purnama yang rendah ini mengikuti titik balik matahari musim panas di Belahan Bumi Utara. Fenomena ini membuat posisi matahari paling tinggi di langit pada siang hari.
Kondisi ini membuat sisi bulan yang menghadap Bumi akan sepenuhnya diterangi oleh matahari pada Senin, 3 Juli 2023. Posisi paling baik saat bulan terbit malam sebelumnya di langit tenggara dan konstelasi Sagitarius, dan akan tampak cerah dan penuh pada malam tanggal 2 dan 4 Juli.
Nama yang paling populer untuk bulan purnama Juli adalah Buck Moon, menurut Almanac berasal dari waktu tanduk rusa jantan (bucks) sedang tumbuh. Namun, nama lain yang digunakan adalah Thunder Moon, Hay Moon, Salmon Moon dan Raspberry Moon.
Baca juga; Berlangsung 3 Malam, Ini Bulan Purnama Cold Moon Terpanjang di Akhir Tahun
Posisi bulan purnama yang rendah ini mengikuti titik balik matahari musim panas di Belahan Bumi Utara. Fenomena ini membuat posisi matahari paling tinggi di langit pada siang hari.
Kondisi ini membuat sisi bulan yang menghadap Bumi akan sepenuhnya diterangi oleh matahari pada Senin, 3 Juli 2023. Posisi paling baik saat bulan terbit malam sebelumnya di langit tenggara dan konstelasi Sagitarius, dan akan tampak cerah dan penuh pada malam tanggal 2 dan 4 Juli.
Nama yang paling populer untuk bulan purnama Juli adalah Buck Moon, menurut Almanac berasal dari waktu tanduk rusa jantan (bucks) sedang tumbuh. Namun, nama lain yang digunakan adalah Thunder Moon, Hay Moon, Salmon Moon dan Raspberry Moon.
Baca juga; Berlangsung 3 Malam, Ini Bulan Purnama Cold Moon Terpanjang di Akhir Tahun
Lihat Juga :