Minecraft Berhenti Gunakan Amazon Cloud dan Beralih ke Microsoft Azure
Sabtu, 25 Juli 2020 - 10:01 WIB
Pada 2014 lalu, pengembang Minecraft, Mojang Studio, diakuisisi oleh Microsoft. Namun, raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu belum mempunyai layanan cloud sendiri.
WASHINGTON - Minecraft berhenti menggunakan Amazon Cloud sebagai pendukung layanannya, dan beralih ke Microsoft. Selama ini Minecraft menggunakan Amazon Web Service untuk mengelola semua sistem daring pada game-nya . BACA JUGA - Jangankan Mama Muda, Setan pun Suka Goyang TikTok
Pada 2014 lalu, pengembang Minecraft , Mojang Studio, diakuisisi oleh Microsoft. Namun, raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu belum mempunyai layanan cloud sendiri. BACA JUGA - Disebut Berbahaya, China Ngaku Karyawan hingga Bos TikTok Orang AS
Kini, Microsoft telah berhasil kembangkan Azure, sebuah layanan yang memiliki fungsi serupa dengan Amazon Web Service. BACA JUGA- Diusir AS, India dan Inggris, Siap-Siap Indonesia Jadi Sasaran Empuk TikTok
Dengan begitu, mengutip dari CNBC, Jumat (24/7/2020), Microsoft menuturkan akan mengalihkan semua sistemnya, termasuk Minecraft, ke dalam Azure.
Pada 2014 lalu, pengembang Minecraft , Mojang Studio, diakuisisi oleh Microsoft. Namun, raksasa teknologi asal Amerika Serikat itu belum mempunyai layanan cloud sendiri. BACA JUGA - Disebut Berbahaya, China Ngaku Karyawan hingga Bos TikTok Orang AS
Kini, Microsoft telah berhasil kembangkan Azure, sebuah layanan yang memiliki fungsi serupa dengan Amazon Web Service. BACA JUGA- Diusir AS, India dan Inggris, Siap-Siap Indonesia Jadi Sasaran Empuk TikTok
Dengan begitu, mengutip dari CNBC, Jumat (24/7/2020), Microsoft menuturkan akan mengalihkan semua sistemnya, termasuk Minecraft, ke dalam Azure.
Lihat Juga :