Masjid Terbesar ke-3 di Mesir Al-Zhahir Baybars Diaktifkan Kembali
Selasa, 06 Juni 2023 - 14:09 WIB
Restorasi masjid menghabiskan biaya USD7,68 juta. Dana sebanyak itu, dikeluarkan bersama dengan Kazakhstan dan dimulai pada 2007. Selama 225 tahun, masjid itu ditutup dan digunakan untuk tujuan non-religius.
Baca juga: Mesir Melarang Keberadaan Kotak Amal di Seluruh Masjid, Alasannya Mengejutkan
"Selama kampanye Napoleon di Mesir, masjid itu digunakan sebagai benteng militer, kemudian di bawah pemerintahan Ottoman, pada abad ke-19 dijadikan sebagai pabrik sabun," jelasnya.
Saat Inggris menyerbu Mesir, pada tahun 1882, masjid digunakan sebagai rumah jagal.
Masjid Al-Zahir Baybars diambil dari nama tokoh terkemuka dalam sejarah Mesir yang dikreditkan sebagai penguasa Mamluk di Mesir yang berlangsung selama tiga abad hingga 1517.
Baca juga: Mesir Melarang Keberadaan Kotak Amal di Seluruh Masjid, Alasannya Mengejutkan
"Selama kampanye Napoleon di Mesir, masjid itu digunakan sebagai benteng militer, kemudian di bawah pemerintahan Ottoman, pada abad ke-19 dijadikan sebagai pabrik sabun," jelasnya.
Saat Inggris menyerbu Mesir, pada tahun 1882, masjid digunakan sebagai rumah jagal.
Masjid Al-Zahir Baybars diambil dari nama tokoh terkemuka dalam sejarah Mesir yang dikreditkan sebagai penguasa Mamluk di Mesir yang berlangsung selama tiga abad hingga 1517.
(san)
Lihat Juga :