Huawei 'Dicekal' di AS dan Eropa, Sony-Samsung Berebut Pasar 5G

Kamis, 23 Juli 2020 - 07:08 WIB
Pemerintah Inggris bahkan memberikan tawaran khusus kepada perusahaan Jepang, NEC dan Fujitsu, untuk membantu membangun jaringan 5G. Inggris telah mengirimkan delegasi untuk melakukan pertemuan dengan pejabat Tokyo pada 16 Juli lalu atau dua hari setelah teknologi 5G Huawei dicabut di Inggris.

Pangsa pasar jaringan 5G NEC dan Fujitsu di dunia hanya 1%, bahkan di bawah itu. Namun, Inggris meyakini NEC dan Fujitsu memiliki kemampuan memadai. Mereka pun menawarkan biaya yang lebih murah kepada kedua perusahaan Jepang tersebut agar mau membangun jaringan 5G di Inggris.

Ketika mengumumkan pendepakan Huawei, Menteri Budaya, Olahraga, Media, dan Digital Inggris Oliver Dowden mengatakan, keputusan itu akan mengakibatkan penundaan proyek 5G hingga tiga tahun dan biaya hingga dua miliar poundsterling. Namun, Inggris siap menambalnya demi terbangunnya jaringan yang lebih cepat.

Memasuki pasar Inggris merupakan langkah penting yang harus diambil Samsung. Bagaimanapun, Inggris dapat menjadi jembatan penghubung pemasaran teknologi terbaru Samsung di kawasan Eropa. Baru-baru ini Samsung pergi ke Inggris dan mengaku percaya diri dapat memasok kebutuhan jaringan 5G di Inggris. (Lihat videonya: Viral di Media Sosial, Bocah di Bali terjepit Kepalanya di Tiang Listrik)

Institut Penelitian Telekomunikasi dan Elektronik menyatakan pasar global jaringan 5G akan tumbuh hingga USD37,8 miliar tahun ini. (Muh Shamil)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!