Tips Merawat Hardisk Agar Lebih Awet dengan Cara Mudah
Minggu, 14 Mei 2023 - 14:03 WIB
Oleh karena itu, perlu dilakukan defragmentasi hardisk sesekali untuk meningkatkan kesehatan hardisk secara keseluruhan.
Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah di bawah ini dan atur sistem Windows untuk mendefragmentasi hardisk secara otomatis setiap minggu atau setiap bulan:
Tekan Windows+S dan ketik Defragment
Klik 'Defragmentasi dan Optimalkan Drive' untuk membuka alat pengoptimalan disk
Atau, dapat juga denga mengklik kanan pada volume hardisk di dalam File Explorer dan pergi ke tab Properties>Tools, dan klik 'Optimize’.
Pilih hard drive dan klik 'Analisis'
Periksa persentase file yang terfragmentasi
Klik 'Optimalkan,' Jika disk terfragmentasi lebih dari 20% atau lebih
Setelah menyelesaikan proses, drive akan menunjukkan - 0% terfragmentasi di bagian Optimalkan Drive.
Panas berlebih dan paparan debu dapat mengakibatkan hardisk tidak berfungsi, hal ini dapat memperpendek masa pakai hardisk. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mencegah panas berlebih dan mengurangi paparan debu dan kelembapan.
Untuk mengatasi masalah panas berlebih, dapat menggunakan metode pendinginan atau menghindari penggunaan hardisk terlalu lama yang dapat menyebabkan panas berlebih. Selain itu, sediakan ruang yang cukup di antara beberapa hardisk di dalam casing PC untuk menciptakan ventilasi yang memadai.
Untuk menghilangkan debu, bersihkan hardisk dan casing secara rutin dengan menggunakan kain mikrofiber dan sikat. Selalu simpan hard drive eksternal dan server di tempat yang sejuk dan kering.
Bagian dalam komputer dan komponennya sangat sensitif terhadap listrik statis. Sengatan listrik statis dapat merusak hardisk internal atau eksternal dan komponen PC lainnya.
Hindari juga menyentuh komponen dalam PC seperti hardisk dengan tangan kosong.
Pemadaman listrik dan lonjakan daya secara tiba-tiba dapat sangat merusak hardisk. Pemadaman listrik biasanya terjadi ketika sistem dimatikan secara paksa atau mencabut hardisk saat sedang berputar atau digunakan.
Hal ini juga dapat terjadi jika sistem macet karena kegagalan perangkat lunak atau perangkat keras. Kehilangan daya yang tidak terduga ini dapat menyebabkan kesalahan sistem file dan kegagalan mekanis pada hardisk yang lawas, di mana kepala penggeraknya dapat tersangkut pada pelat.
Gunakan Uninterrupted Power Supply (UPS) untuk menghindari kematian sistem secara tiba-tiba. UPS tidak hanya menjaga sistem tetap hidup setelah listrik mati, tetapi juga melindungi dari fluktuasi dan lonjakan tegangan.
Untuk secara aktif memantau kesehatan hardisk dapat dilakukan dengan mengawasi parameter SMART yang penting berikut ini:
Untuk melakukannya, ikuti langkah-langkah di bawah ini dan atur sistem Windows untuk mendefragmentasi hardisk secara otomatis setiap minggu atau setiap bulan:
Tekan Windows+S dan ketik Defragment
Klik 'Defragmentasi dan Optimalkan Drive' untuk membuka alat pengoptimalan disk
Atau, dapat juga denga mengklik kanan pada volume hardisk di dalam File Explorer dan pergi ke tab Properties>Tools, dan klik 'Optimize’.
Pilih hard drive dan klik 'Analisis'
Periksa persentase file yang terfragmentasi
Klik 'Optimalkan,' Jika disk terfragmentasi lebih dari 20% atau lebih
Setelah menyelesaikan proses, drive akan menunjukkan - 0% terfragmentasi di bagian Optimalkan Drive.
3. Hindari Panas Berlebih dan Lindungi Dari Debu dan Kelembaban
Panas berlebih dan paparan debu dapat mengakibatkan hardisk tidak berfungsi, hal ini dapat memperpendek masa pakai hardisk. Oleh karena itu, diperlukan cara untuk mencegah panas berlebih dan mengurangi paparan debu dan kelembapan.
Untuk mengatasi masalah panas berlebih, dapat menggunakan metode pendinginan atau menghindari penggunaan hardisk terlalu lama yang dapat menyebabkan panas berlebih. Selain itu, sediakan ruang yang cukup di antara beberapa hardisk di dalam casing PC untuk menciptakan ventilasi yang memadai.
Untuk menghilangkan debu, bersihkan hardisk dan casing secara rutin dengan menggunakan kain mikrofiber dan sikat. Selalu simpan hard drive eksternal dan server di tempat yang sejuk dan kering.
4. Hindari Sengatan Listrik Statis
Bagian dalam komputer dan komponennya sangat sensitif terhadap listrik statis. Sengatan listrik statis dapat merusak hardisk internal atau eksternal dan komponen PC lainnya.
Hindari juga menyentuh komponen dalam PC seperti hardisk dengan tangan kosong.
5. Gunakan Alat Pelindung Lonjakan Arus Listrik
Pemadaman listrik dan lonjakan daya secara tiba-tiba dapat sangat merusak hardisk. Pemadaman listrik biasanya terjadi ketika sistem dimatikan secara paksa atau mencabut hardisk saat sedang berputar atau digunakan.
Hal ini juga dapat terjadi jika sistem macet karena kegagalan perangkat lunak atau perangkat keras. Kehilangan daya yang tidak terduga ini dapat menyebabkan kesalahan sistem file dan kegagalan mekanis pada hardisk yang lawas, di mana kepala penggeraknya dapat tersangkut pada pelat.
Gunakan Uninterrupted Power Supply (UPS) untuk menghindari kematian sistem secara tiba-tiba. UPS tidak hanya menjaga sistem tetap hidup setelah listrik mati, tetapi juga melindungi dari fluktuasi dan lonjakan tegangan.
6. Pantau Selalu Hardisk
Untuk secara aktif memantau kesehatan hardisk dapat dilakukan dengan mengawasi parameter SMART yang penting berikut ini:
Lihat Juga :