Keamanan Data Berbasis Kecerdasan Buatan Resmi Dikenalkan

Rabu, 03 Mei 2023 - 07:52 WIB
Solusi yang mengedepankan layanan cloud ini menerapkan analitik untuk memprioritaskan deteksi dan memindahkan fokus dari investigasi tanpa henti ke upaya mengatasi insiden-insiden keamanan dengan prioritas tertinggi melalui otomatisasi yang didukung oleh bukti.

"Lanskap ancaman sangat kompleks dan terus berkembang. Deteksi tanpa respons tidaklah cukup, sementara respons tanpa deteksi adalah hal yang mustahil. Dengan Cisco XDR, tim operasional keamanan bisa merespons dan mengatasi ancaman sebelum ancaman tersebut memiliki kesempatan untuk menyebabkan kerusakan yang signifikan," kata Jeetu Patel, Executive Vice President and General Manager of Security and Collaboration Cisco.

"Cisco terus memastikan bahwa 'jika terkoneksi, maka yakinlah bahwa Anda juga terlindungi'. Kami memiliki posisi yang unik untuk memberikan solusi-solusi terintegrasi yang menyederhanakan pengamanan lingkungan TI hybrid dan multi-cloud yang semakin kompleks saat ini tanpa mengorbankan pengalaman pengguna."

Ketika teknologi-teknologi Security Information and Event Management (SIEM) tradisional menyediakan manajemen untuk data yang berpusat pada log dan mengukur hasil dalam hitungan hari, Cisco XDR berfokus pada data yang berpusat pada telemetri dan memberikan hasil dalam hitungan menit.

Solusi ini secara native menganalisis dan mengkorelasikan enam sumber telemetri yang menurut operator Security Operations Center (SOC) sangat penting untuk solusi XDR: perangkat, jaringan, firewall, email, identitas, dan DNS.

Khususnya pada perangkat, Cisco XDR memanfaatkan wawasan yang diperoleh dari 200 juta perangkat yang diamankan dengan Cisco Secure Client yang sebelumnya Bernama AnyConnect, untuk memberikan visibilitas hingga ke tingkat proses ketika perangkat bertemu dengan jaringan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!