Perbesar Peluang Kehamilan, Ilmuwan Australia Kembangkan Perangkat Penyortiran Sperma

Jum'at, 07 April 2023 - 20:47 WIB
Kedua metode tersebut dapat menyebabkan fragmentasi DNA dan kematian sel karena masuknya spesies oksigen reaktif. Di situlah perangkat polimer berbentuk cakram cetak 3D baru digunakan karena dirancang mereplikasi saluran reproduksi wanita.

Perangkat ini menggabungkan reservoir di sepanjang bagian luar yang terhubung ke tempat pengumpul pusat dengan saluran mikofluida yang rumit. Idenya adalah ketika sampel sperma ditempatkan di reservoir, hanya sperma terkuat dan paling aktif yang akan melewati saluran dan masuk ke dalam tempat yang sudah disiapkan.

Baca juga; Pria Bersuara Macho Memiliki Jumlah Sperma yang Rendah

“Kami melakukan pengujian ekstensif terhadap metode seleksi konvensional IVF [fertilisasi in-vitro], dengan metode baru yang menunjukkan peningkatan integritas DNA sebesar 85% dan penurunan rata-rata kematian sel sperma sebesar 90%,” kata ilmuwan utama, Prof Majid Warkiani dikutip dari laman NewAtlas, Jumat (7/4/2023).

Dia juga menjelaskan bahwa sperma yang dipilih dengan metode ini menunjukkan pemulihan yang lebih baik setelah pembekuan dibandingkan metode tradisional. Penelitian tersebut dimuat dalam makalah yang diterbitkan dalam jurnal Nature: Microsystems & Nanoengineering.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!