Muncul 6.800 Tahun Sekali, Komet Neowise Mau Melintasi Indonesia
Minggu, 19 Juli 2020 - 14:41 WIB
Komet ini pertama kali ditemukan pada 27 Maret 2020 melalui teleskop luar angkasa bernama Near Earth Object Wide/field Infrared Survey Explorer (NEOWISE). Komet ini merupakan komet dengan orbit bergerak mundur (retrograde) dengan orbit yang hampir parabolik.
Pada 3 Juli 2020 pukul 23.20.06 WIB, Komet Neowise berada pada titik terdekat Matahari dengan jarak 44,1 juta kilometer (km). Sedangkan titik terdekat komet dengan Bumi akan terjadi pada 23 Juli 2020 pukul 09.41.30 WIB dengan jarak 103,5 juta km.
Mengutip dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), observasi terakhir yang dilakukan oleh COBS (Coma Database Observer) menunjukkan nilai magnitudo komet ini sudah mencapai +1,5.
Sementara diameter koma (ekor komet) mencapai 17,7 menit busur atau sedikit lebih besar dari jejari tampak Bulan. Komet ini paling terang ketika berada pada titik terdekat dengan Matahari dengan magnitudo tampak +1,4.
Untuk daerah DKI Jakarta dan sekitarnya, komet akan tampak pada 23 Juli pukul 18.42-19.40 WIB dengan azimuth 318°–314,9° (Barat Laut). Sedangkan di daerah Bandung, Sumedang, Garut, dan sekitarnya, pada pukul 18.38-19.34 WIB dengan azimuth 318,2°–315° (Barat Laut).
Pada 3 Juli 2020 pukul 23.20.06 WIB, Komet Neowise berada pada titik terdekat Matahari dengan jarak 44,1 juta kilometer (km). Sedangkan titik terdekat komet dengan Bumi akan terjadi pada 23 Juli 2020 pukul 09.41.30 WIB dengan jarak 103,5 juta km.
Mengutip dari laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), observasi terakhir yang dilakukan oleh COBS (Coma Database Observer) menunjukkan nilai magnitudo komet ini sudah mencapai +1,5.
Sementara diameter koma (ekor komet) mencapai 17,7 menit busur atau sedikit lebih besar dari jejari tampak Bulan. Komet ini paling terang ketika berada pada titik terdekat dengan Matahari dengan magnitudo tampak +1,4.
Untuk daerah DKI Jakarta dan sekitarnya, komet akan tampak pada 23 Juli pukul 18.42-19.40 WIB dengan azimuth 318°–314,9° (Barat Laut). Sedangkan di daerah Bandung, Sumedang, Garut, dan sekitarnya, pada pukul 18.38-19.34 WIB dengan azimuth 318,2°–315° (Barat Laut).
Lihat Juga :