Mengenal Abdulfattah Jandali, Ayah Kandung Steve Jobs Imigran Suriah yang Jarang Diketahui Orang
Selasa, 14 Maret 2023 - 20:50 WIB
Sebelumnya Jandali sempat ingin belajar hukum di Universitas Damaskus untuk menjadi pengacara, tetapi ayahnya tidak setuju dengan pilihannya tersebut.
Ketika mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi, dia dikenal sebagai seorang aktivis nasionalis Arab, dan kerap berdemonstrasi untuk kemerdekaan Aljazair.
Tidak seperti kebanyakan imigran Suriah yang memilih melarikan diri ke Eropa, Jandali pindah ke New York, di mana dia tinggal bersama seorang kerabat, Najm Eddin al-Rifai, yang merupakan duta besar Suriah untuk PBB.
Jandali belajar di Universitas Kolombia dan Universitas Wisconsin di mana dia menerima beasiswa yang memungkinkannya memperoleh gelar Ph.D. dalam Ilmu Ekonomi dan Politik.
Saat belajar di Wisconsin Jandali bertemu dan berkencan dengan seorang Katolik Jerman-Swiss bernama Joanne Carol Schieble, yang segera mengandung anaknya.
Ayah Schieble yang seorang Katolik konservatif menolak untuk mengizinkannya menikah dengan Jandali karena dia seorang Muslim.
Hal inilah yang membuat Jandali meninggalkan Schieble tak lama sebelum kelahiran bayinya pada 24 Februari 1955.
Ketika mengenyam pendidikan di Perguruan Tinggi, dia dikenal sebagai seorang aktivis nasionalis Arab, dan kerap berdemonstrasi untuk kemerdekaan Aljazair.
Tidak seperti kebanyakan imigran Suriah yang memilih melarikan diri ke Eropa, Jandali pindah ke New York, di mana dia tinggal bersama seorang kerabat, Najm Eddin al-Rifai, yang merupakan duta besar Suriah untuk PBB.
Jandali belajar di Universitas Kolombia dan Universitas Wisconsin di mana dia menerima beasiswa yang memungkinkannya memperoleh gelar Ph.D. dalam Ilmu Ekonomi dan Politik.
Saat belajar di Wisconsin Jandali bertemu dan berkencan dengan seorang Katolik Jerman-Swiss bernama Joanne Carol Schieble, yang segera mengandung anaknya.
Ayah Schieble yang seorang Katolik konservatif menolak untuk mengizinkannya menikah dengan Jandali karena dia seorang Muslim.
Hal inilah yang membuat Jandali meninggalkan Schieble tak lama sebelum kelahiran bayinya pada 24 Februari 1955.
Lihat Juga :