Suara Letusan Gunung Krakatau Begitu Keras, Mampu Pecahkan Gendang Telinga

Sabtu, 04 Maret 2023 - 21:38 WIB
Peristiwa letusan Gunung Krakatau itu tercatat sebagai bencana alam mematikan kedua sepanjang sejarah dengan menelan korban 36.000 jiwa. Bandingkan dengan letusan Gunung Tambora pada 1815 yang merenggut sedikitnya 60.000 jiwa.

Pada saat terjadinya letusan Krakatau, seorang pelaut berjarak 64 kilometer dari pulau merasakan sendiri betapa kerasnya suara tersebut. Diperkirakan suara letusan Gunung Krakatau lebih dari 194 desibel. Tekanan udara membuat berubah dari suara yang dapat dirasakan menjadi semburan udara bertekanan sehingga berpotensi memecahkan gendang telinga.

“Begitu dahsyatnya ledakan sehingga gendang telinga lebih dari setengah kru saya hancur,” demikian catata kapten kapal Inggris, Kastil Norham.

Dilansir dari Live Science, aktivitas vulkanik Krakatau terjadi karena aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang bergerak ke arah utara menuju daratan Asia.

Letusan tersebut melontarkan sekitar 11 mil kubik puing ke atmosfer, menggelapkan langit hingga 442 kilometer. Akibatnya, cahaya matahari tak terlihat selama tiga hari di wilayah tersebut.

Sebelum letusan bersejarah itu, gunung tersebut punya tiga puncak gunung berapi yang terhubung yakni Perboewatan yang paling utara dan paling aktif, Danan di tengah, dan yang terbesar adalah Rakata.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!