Gempa Turki, Patahan Lempeng Anatolia dan Arab Pecah hingga Bergeser 3 Meter
Rabu, 08 Februari 2023 - 06:45 WIB
“Ini semua berdasarkan data awal, dan informasi yang lebih akurat akan tersedia dari satelit dalam beberapa hari mendatang,” katanya dikutip dari Dailymail, Rabu (8/2/2023).
Dr Bob Holdsworth, seorang profesor geologi struktural di Universitas Durham, mengatakan pergeseran lempeng itu sangat masuk akal mengingat besarnya kekuatan gempa tersebut. Apalagi gempa bumi disebabkan dua lempeng tektonik yang meluncur berlawanan arah dan tergelincir secara tiba-tiba.
Akhirnya, tekanan ini menyebabkan satu pelat atau lempeng tersentak baik di bawah atau di atas yang lain. Peristiwa ini melepaskan energi dalam jumlah besar, menciptakan getaran dan kehancuran infrastruktur apa pun di sekitarnya.
“Pergeseran horizontal semacam ini dapat menyebabkan terputusnya infrastruktur utama di bawah permukaan dan permukaan Bumi, termasuk pipa air, kabel listrik, pipa gas, dan terowongan,” katanya.
Baca juga; Korban Tewas Gempa Turki-Suriah 4.365 Orang: 'Ini seperti Kiamat'
Dr Bob Holdsworth, seorang profesor geologi struktural di Universitas Durham, mengatakan pergeseran lempeng itu sangat masuk akal mengingat besarnya kekuatan gempa tersebut. Apalagi gempa bumi disebabkan dua lempeng tektonik yang meluncur berlawanan arah dan tergelincir secara tiba-tiba.
Akhirnya, tekanan ini menyebabkan satu pelat atau lempeng tersentak baik di bawah atau di atas yang lain. Peristiwa ini melepaskan energi dalam jumlah besar, menciptakan getaran dan kehancuran infrastruktur apa pun di sekitarnya.
“Pergeseran horizontal semacam ini dapat menyebabkan terputusnya infrastruktur utama di bawah permukaan dan permukaan Bumi, termasuk pipa air, kabel listrik, pipa gas, dan terowongan,” katanya.
Baca juga; Korban Tewas Gempa Turki-Suriah 4.365 Orang: 'Ini seperti Kiamat'
Lihat Juga :