Microsoft Tuding Iran Dalang di Balik Aksi Peretasan Majalah Prancis Charlie Hebdo

Senin, 06 Februari 2023 - 09:07 WIB
Aksi peretasan di situs Charlie Hebdo adalah dengan cara mencuri serta membocorkan data pribadi pelanggan.

Menurut peneliti Microsoft, aksi peretasan di situs web Charlie Hebdo adalah bagian dari operasi digital yang menggunakan teknik serupa yang dipakai aktivitas peretasan yang didukung negara Iran.

Yakni, kelompok yang sama yang sebelumnya diidentifikasi oleh pejabat Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) telah melakukan “kampanye multifaset” untuk ikut campur dalam Pemilihan Presiden AS pada 2020. Iran membantah klaim tersebut.

Kelompok peretas itu menyebut diri mereka dengan Holy Soul atau Jiwa Suci. Mereka mengaku memiliki akses nama dan detail kontak lebih dari 200.000 pelanggan Charlie Hebdo.

Dalam unggahan tersebut, mereka mengatakan akan menjual informasi tersebut seharga 20 bitcoin (USD470.000 atau Rp1 miliar).

Sampel data yang bocor telah diverifikasi keasliannya oleh surat kabar Prancis Le Monde dan benar adanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!