Asset Performance Management Telkomsel, Cara Cerdas Tingkatkan Produktivitas
Rabu, 15 Juli 2020 - 09:31 WIB
Telkomsel terus berinovasi. Kini, perusahaan telekomunikasi terkemuka ini menyediakan berbagai solusi digital guna mendukung inisiatif pemerintah mewujudkan Revolusi Industri 4.0.
JAKARTA - Telkomsel terus berinovasi. Kini, perusahaan telekomunikasi terkemuka ini menyediakan berbagai solusi digital guna mendukung inisiatif pemerintah mewujudkan Revolusi Industri 4.0.
Salah satu inovasi Telkomsel adalah Asset Performance Management, sebuah layanan yang dapat mengotomasi pemantauan secara digital di lokasi dan kondisi barang atau aset termasuk suhu, kelembaban, dan tekanan udara secara real-time.
Dengan demikian perusahaan Anda dapat menghemat biaya operasional, karena mampu mengurangi bahkan menghapus sama sekali human error, dan memastikan kualitas produk tetap terjaga. Asset Performance Management akan mentransformasi sistem pemantauan tradisional yang masih mengandalkan pengelolaan data manual yang kurang efisien, rumit, dan berisiko terjadi kesalahan ke sistem digital.
“Solusi ini dapat diterapkan di lintas industri, seperti makanan dan minuman, fast-moving consumer goods (FMCG), farmasi, logistik, dan manufaktur yang mana implementasi use case-nya seperti cold chain monitoring, pengelolaan inventaris, dan shipment monitoring,” ujar CEO Telkomsel Setyanto Hantoro saat memperkenalkan layanan inovatif ini, Kamis (9/7/2020).
Salah satu inovasi Telkomsel adalah Asset Performance Management, sebuah layanan yang dapat mengotomasi pemantauan secara digital di lokasi dan kondisi barang atau aset termasuk suhu, kelembaban, dan tekanan udara secara real-time.
Dengan demikian perusahaan Anda dapat menghemat biaya operasional, karena mampu mengurangi bahkan menghapus sama sekali human error, dan memastikan kualitas produk tetap terjaga. Asset Performance Management akan mentransformasi sistem pemantauan tradisional yang masih mengandalkan pengelolaan data manual yang kurang efisien, rumit, dan berisiko terjadi kesalahan ke sistem digital.
“Solusi ini dapat diterapkan di lintas industri, seperti makanan dan minuman, fast-moving consumer goods (FMCG), farmasi, logistik, dan manufaktur yang mana implementasi use case-nya seperti cold chain monitoring, pengelolaan inventaris, dan shipment monitoring,” ujar CEO Telkomsel Setyanto Hantoro saat memperkenalkan layanan inovatif ini, Kamis (9/7/2020).
Lihat Juga :