Cahaya Biru Misterius Berputar di Langit Hawaii, Sempat Dikira Penampakan UFO

Selasa, 31 Januari 2023 - 22:41 WIB
Gumpalan gas yang berputar-putar menerangi langit di atas Nelson, sebuah kota di ujung pulau selatan Selandia Baru, dan menempuh jarak 750 km ke selatan ke Pulau Stewart. Namun, para ahli kemudian mengungkapkan bahwa fenomena tersebut akibat sampah antariksa buatan manusia berupa roket sekarat milik perusahaan Elon Musk.



Jejak cahaya bergerak misterius yang mengejutkan warga Australia pada Januari 2022, juga akibat aktivitas satelit Starlink yang diluncurkan oleh SpaceX. Apalagi tahun lalu SpaceX membuat 61 peluncuran yang memecahkan rekor, hampir dua kali lipat dari 31 peluncurannya dari tahun 2021.

Baca juga; Inilah Fenomena Langit Nebula yang Diabadikan Astronom Indonesia

Pelacak satelit Scott Tilley mengatakan bahwa posisi spiral adalah pasangan yang hampir sempurna dengan pendaratan tahap kedua roket Falcon 9 SpaceX yang terjadi beberapa menit setelah peluncuran. Untuk tahap pertama, kembali ke Bumi dengan kapal drone di laut. “Spiral itu tampaknya terkait dengan peluncuran satelit baru perusahaan SpaceX,” ujarnya.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!