Terus Lakukan Inovasi ZTE Ajukan 60 Ribu Hak Paten Teknologi

Jum'at, 27 Maret 2015 - 20:32 WIB
Terus Lakukan Inovasi...
Terus Lakukan Inovasi ZTE Ajukan 60 Ribu Hak Paten Teknologi
A A A
JAKARTA - ZTE Corporation, mengumumkan bahwa aplikasi hak paten global yang diajukan telah mencapai 60,000 lebih. Hal tersebut merupakan salah satu strategi M-ICT ZTE yang baru.

Dengan menciptakan inovasi dari penelitian sehingga dapat meningkatkan nilai. Hingga saat ini ZTE telah mendapatkan lebih dari 17,000 hak paten.

Berdasarkan laporan tahunan terbaru diterbitkan oleh WIPO (World Intellectual Property Organization), ZTE menduduki peringkat ketiga dunia dalam pengajuan hak paten di bawah PCT (Patent Cooperation Treaty).

"Inovasi teknologi adalah hal yang utama dalam bisnis ZTE, di mana penelitian kami yang telah dipatenkan adalah kunci untuk menguatkan pertumbuhan operasional perusahaan secara global," ujar Chief Legal Officer ZTE, Guo Xiaoming.

Diungkapkannya, di bawah strategi M-ICT baru, perusahaan akan terus memanfaatkan aset kekayaaan intelektual untuk mendorong inovasi baru. Menghadirkan produk dan pelayanan unggul untuk pelanggan di seluruh dunia dalam membentuk masa depan jaringan generasi selanjutnya.

"Kami akan menambahkan SDM untuk penelitian teknologi dan paten 5G. Seperti pada ajang MWC (Mobile World Congress) 2015 kemarin, ZTE menunjukkan kemampuannya dalam penelitian 5G, mendemonstrasikan base station komersial pre 5G berbasis teknologi Massive MIMO (multiple-input multiple-output) pertama di dunia," ungkapnya dalam keterangan tertulis kepada Sindonews, Jumat (27/3/2015).

Sebelumnya pada 2014, ZTE telah meluncurkan strategi M-ICT guna mempercepat penciptaan inovasi. Sehingga dapat mendukung para pelanggan untuk merebut kesempatan baru. Serta menciptakan nilai dari pertumbuhan konektifitas mobile yang sangat pesat.

Kini para pengguna dan berbagai perangkat memiliki kemampuan besar untuk berkomunikasi. Era M-ICT ini akan mendorong inovasi transformatif untuk konsumen personal, bisnis, dan seluruh industri.

Penyedia telekomunikasi enterprise dan solusi mobile terkemuka tersebut, akan fokus pada berbagai inovasi, seperti pengisian daya tanpa menggunakan kabel untuk kendaraan listrik.

Sebuah teknologi pembangkitan energi listrik berskala kecil yang menghasilkan daya listrik di suatu tempat yang lebih dekat dengan konsumen dibandingkan dengan pembangkit listrik pusat , platform dan aplikasi big data, dan Internet Finance.
(dol)
Berita Terkait
ZTE Salurkan Bantuan...
ZTE Salurkan Bantuan pada SMPN 1 Kormomolin Maluku untuk Tunjang Pendidikan di Kawasan 3T
ZTE Hadirkan Smartphone...
ZTE Hadirkan Smartphone dengan Fitur-fitur Cerdas
Indusri IT Melesat,...
Indusri IT Melesat, ZTE Siap Terjun di Pasar Server Indonesia
ZTE Membuka Jalan Menuju...
ZTE Membuka Jalan Menuju Ekosistem Digital dalam 5G Summit 2021
Teknologi Cold-Plate...
Teknologi Cold-Plate Liquid Cooling Atasi Kepadatan Daya Maksimum Data
ZTE dan XL Axiata Kembangkan...
ZTE dan XL Axiata Kembangkan Jaringan Transportasi 5G Berbasis SRv6
Berita Terkini
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
5 jam yang lalu
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
6 jam yang lalu
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
7 jam yang lalu
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
7 jam yang lalu
Komputer Kuantum Optik...
Komputer Kuantum Optik Bakal Jadi Kebutuhan Energi AI
10 jam yang lalu
Meta Akui Kesalahan...
Meta Akui Kesalahan dalam Restrukturisasi AI
14 jam yang lalu
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved