Fujitsu Siapkan Beasiswa bagi Profesional Indonesia

Rabu, 18 Maret 2015 - 13:49 WIB
Fujitsu Siapkan Beasiswa...
Fujitsu Siapkan Beasiswa bagi Profesional Indonesia
A A A
JAKARTA - Penyedia solusi bisnis berbasis TIK terkemuka di dunia, Fujitsu, mengumumkan program CSR-nya. Perusahaan berbasis di Jepang itu menyiapkan kesempatan beasiswa bagi para profesional Indonesia.

Program pendidikan Fujitsu JAIMS 2015, mengusung tema "Global Leaders for Innovation and Knowledge". HR Country Head, Fujitsu Indonesia, Sonny Usmany mengemukakan, program beasiswa Fujitsu JAIMS ini merupakan salah satu wujud penegasan dari komitmen Fujitsu untuk menciptakan generasi kepemimpinan yang lebih baik. Semakin inovatif, responsif dan adaptif, terhadap beragam perubahan dinamika global.

"Melalui ilmu manajerial dan filosofi, kami memberikan peluang bagi mereka yang memiliki profesional bisnis di wilayah Asia Pasifik, termasuk Indonesia," ujarnya saat Media Meeting Fujitsu-JAIMS Scholarship, di Jakarta, Rabu (18/3/2015).

Sonny mengutarakan, Fujitsu memiliki visi meningkatkan kapasitas kepemimpinan berstandar international. Sehingga nantinya dapat berkontribusi terhadap pertumbuhan sosial ekonomi.

"Program CSR ini sangat mendukung SDM (sumber daya manusia) khususnya di Tanah Air, untuk menghasilkan jiwa kepimpinan, dan tidak saja terbatas di lingkungan organisasi bisnis, namun untuk dilingkungan yang lebih luas lagi," jelasnya.

Sonny mengungkapkan, program pendidikan ini akan diselenggarakan selama tiga setangah bulan. "Kami menghadirkan program ini bertujuan untuk melahirkan pemimpin-pemimpin bisnis masa depan, yang memiliki wawasan dan jaringan global," paparnya.

Pria berkacamata itu menuturkan, program ini terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang telah menamatkan pendidikan sarjana S1. Mereka juga memiliki pengalaman kerja, sebagai karyawan penuh minimal 3 tahun. Ppeserta juga diwajibkan memiliki skor TOEIC minimal 750.

Bagi peserta yang terpilih pada program beasiswa Fujitsu JAIMS 2015, lanjut dia, akan mendapatkan tiket penerbangan gratis, biaya pendidikan dan biaya hidup bagi penerima beasiswa selama program pendidikan diselenggarakan.

"Mereka akan mendapatkan pengalaman sebagai leader (pemimpin) dalam pengalamannya, mendapatkan terori, praktek di empat negara berbeda seperti Jepang, Amerika Serikat (Hawaii), Thailand, dan Singapura," bebernya.

Sonny menyampaikan, program ini sudah dilaksanakan yang ke 30 secara global di negara-negara besar. Tapi untuk di Indonesia sendiri ini yang ke 20 karena di Indonesia perusahaan berdirinya pada 1995.

"Untuk pendaftaran sendiri program pendidikan akan ditutup pada 10 April 2015," tandasnya.
(dyt)
Berita Terkini
Sekolah untuk Robot...
Sekolah untuk Robot Humanoid Resmi Dibuka, Ini Pelajarannya
7 jam yang lalu
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
16 jam yang lalu
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
19 jam yang lalu
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
1 hari yang lalu
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
1 hari yang lalu
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
1 hari yang lalu
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved