Empat Risiko saat Mengadopsi Cloud

Jum'at, 13 Februari 2015 - 07:53 WIB
Empat Risiko saat Mengadopsi...
Empat Risiko saat Mengadopsi Cloud
A A A
JAKARTA - Pimpinan perusahaan harus membuat rencana strategis mengevaluasi risiko yang mungkin terjadi saat menggeser proses bisnis ke cloud. Sudah banyak yang mengerti manfaat memindahkan beberapa proses bisnis ke cloud, tapi tetap harus mengetahui resiko apa yang akan dihadapi.

"Potensi risko dalam memindahkan fungsionalitas bisnis tertentu ke dalam cloud, masih kurang dipertimbangkan atau masih di nomorduakan," ujar Vice President Applications Oracle Corporation ASEAN, Shaun Han melalui surat elektronik kepada Sindonews, Jumat (13/2/2015).

Dia melanjutkan, bagi perusahaan skala menengah, keputusan untuk mengevaluasi penerapan cloud apa pun harus dimulai dengan membentuk suatu dewan perencanaan dan evaluasi risiko. Dewan ini beranggotakan pelaku proses bisnis yang relevan, spesialis manajemen risiko, manajer koordinasi vendor, ahli hukum, dan anggota tim strategi perusahaan, di samping kepala departemen TI dan strategi. Beberapa resiko yang harus dihadapi saat memindahkan file bisnis ke cloud, meliputi:

a. Akses ke data privat

Perusahaan harus bisa lakukan apa pun untuk melindungi kerahasiaan dan ketersediaan datanya. Selagi merencanakan transisi ke cloud, identifikasi rencana yang detail untuk memastikan kerahasiaan transaksi, dan data master setelah migrasi berlangsung.

b. Ketersediaan platform

Untuk semua proses yang berhubungan dengan pelanggan dan berimplikasi pada pendapatan, semua penyebab ketidaktersediaan yang mungkin saja terjadi harus sudah diidentifikasi.

c. Penyelarasan proses

Semua proses yang akan dilakukan untuk alur aplikasi vendor dan melakukan modifikasi yang diperlukan dalam cara yang dilakukan sebelum transisi diputuskan, bukan setelah migrasi selesai dan terjadi rintangan.

d. Dapat diterima oleh seluruh pegawai

Keberhasilan proyek TI apa pun bergantung pada bagaimana komunitas pengguna menerima penerapan aplikasi tersebut. Pengguna yang mungkin kena dampaknya harus siap, sehingga transisi ke cloud tidak membuat para pegawai kebingungan.
(dyt)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
10 jam yang lalu
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
23 jam yang lalu
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
1 hari yang lalu
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
1 hari yang lalu
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
1 hari yang lalu
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
1 hari yang lalu
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved