Giliran Staf Sony Terima Email Ancaman dari Hacker
Minggu, 07 Desember 2014 - 16:22 WIB
Giliran Staf Sony Terima Email Ancaman dari Hacker
A
A
A
TOKYO - Setelah kasus hacker masuk ke Sony Picture, kini giliran staf perusahaan tersebut yang menerima email ancaman.
Dilansir dari BusinessInsider, Minggu (7/12/2014), menurut laporan USA Today, diduga hacker itu disebut "Penjaga Perdamaian" atau GOP. Email tersebut beisikan seputar ancaman keluarga para staf Sony.
"Kami memahami bahwa beberapa karyawan telah menerima email, yang mengaku dari Partai Republik," kata seorang juru bicara Sony USA Today.
"Kami menyadari situasi yang ada dan melaporkannya kepada penegakan hukum," tambahnya.
Kejadian ini tampaknya sebagai respon dari masalah dengan Sony Picture, termasuk produksi "The Interview" yang merupakan komedi situasi berisi tentang pembunuhan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.
Sony telah menuduh bahwa hacker, yang membocorkan pendapatan para selebriti dan eksekutif studio, berasal dari Korea Utara.
Korea Utara telah membantah terlibat dalam serangan, yang juga membocorkan sejumlah film yang akan dibuat perusahaan.
Dilansir dari BusinessInsider, Minggu (7/12/2014), menurut laporan USA Today, diduga hacker itu disebut "Penjaga Perdamaian" atau GOP. Email tersebut beisikan seputar ancaman keluarga para staf Sony.
"Kami memahami bahwa beberapa karyawan telah menerima email, yang mengaku dari Partai Republik," kata seorang juru bicara Sony USA Today.
"Kami menyadari situasi yang ada dan melaporkannya kepada penegakan hukum," tambahnya.
Kejadian ini tampaknya sebagai respon dari masalah dengan Sony Picture, termasuk produksi "The Interview" yang merupakan komedi situasi berisi tentang pembunuhan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Un.
Sony telah menuduh bahwa hacker, yang membocorkan pendapatan para selebriti dan eksekutif studio, berasal dari Korea Utara.
Korea Utara telah membantah terlibat dalam serangan, yang juga membocorkan sejumlah film yang akan dibuat perusahaan.
(dyt)