Peraturan Lemah Marak Produk BM Masuk Indonesia

Rabu, 12 November 2014 - 16:07 WIB
Peraturan Lemah Marak...
Peraturan Lemah Marak Produk BM Masuk Indonesia
A A A
JAKARTA - Maraknya ponsel BM (Black Market) yang ada di berbagai toko online besar maupun kecil di Indonesia tentu saja kontra produktif dengan upaya pemerintah dalam menekan distribusi ponsel ilegal di Indonesia.

Dengan melakukan ”pembiaran”, pemerintah sama saja mendukung ponsel black market dijual belikan dengan bebas di berbagai toko online yang ada di Indonesia.

Direktur Produk dan Pemasaran PT SpeedUp Technology Rahmad Widjaja Sakti mengatakan, fenomena maraknya ponsel ilegal dari Xiaomi dan beberapa vendor lainnya mengingatkannya pada fenomena BlackBerry yang terjadi beberapa tahun silam.

”Ketika sebuah produk laris di pasar, secara otomatis model BM-nya bermunculan. Ini karena permintaan terhadap produk tersebut dianggap belum terpenuhi. Minat pasar besar, tapi stok barang terbatas. Jadilah barang BM merajalela,” ujar Rahmad. Sebagai catatan, total penjualan Redmi 1S dalam waktu dua bulan di Lazada mencapai 85.000 unit.

Terkait dengan maraknya barang BM yang ada di toko online, Rahmad menilai seharusnya toko online harus menulis informasi produk dan garansi secara lengkap dan jelas, supaya konsumen tidak merasa tertipu atau dirugikan.

Sebagai pelaku e-commerce di Indonesia yang memiliki bisnis model serupa dengan Rakuten, CEO Lazada Indonesia Magnus Ekbom menyebut bahwa pihaknya tidak memperbolehkan penjual memasarkan ponsel ilegal di Lazada.

”Pernah ada satu penjual yang memasang iPhone 6, langsung kami hapus. Karena iPhone 6 memang belum masuk Indonesia, dan barang tersebut dipastikan ilegal,” katanya.

Kendati demikian, Magnus mengakui bahwa sangat sulit untuk menyeleksi mana produk ilegal yang diunggah oleh penjual di Lazada dari total ribuan unit ponsel yang dipasarkan. ”Tidak mungkin kami bisa menjamin 100 persen ponsel yang ada di Lazada adalah 100% legal,” katanya.

Karena itu, Magnus menyiasatinya dengan dua hal. Pertama, jika ada laporan seller yang menjual ponsel ilegal, maka Lazada akan menghapus dan memberi peringatan ke seller. Kedua, konsumen merasa mendapati membeli ponsel ilegal bisa langsung meminta uang mereka kembali (refund).

Magnus sendiri menyayangkan banyaknya toko online besar yang menjual ponsel black market atau ilegal secara terang-terangan. Hal itu dinilainya mampu merusak kepercayaan yang diberikan konsumen terhadap toko online. ”Dan jangka panjang dapat melukai industri e-commerce itu sendiri,” paparnya.
(dol)
Berita Terkait
Indosat HiFi Air Hadirkan...
Indosat HiFi Air Hadirkan Internet Rumah Instan untuk Streaming hingga WFH
Tingkatkan Koneksi Internet...
Tingkatkan Koneksi Internet Saat Liburan, Passpod Luncurkan Program Internet KPK
Sinyal IM3 Terus Tersambung...
Sinyal IM3 Terus Tersambung Hingga ke Pulau Kecil
Memetakan Tanggung Jawab...
Memetakan Tanggung Jawab Platform Intermediary di Indonesia
Menkomdigi Meutya Hafid...
Menkomdigi Meutya Hafid Kunker Perdana ke NTT, Cek Jaringan Internet dan Dialog dengan Pelajar
Program Donasi Internet...
Program Donasi Internet Berbagi Tanpa Batas
Berita Terkini
Elon Musk Minta Tak...
Elon Musk Minta Tak Perlu Takut dengan AI, Nikmati Saja
9 jam yang lalu
Biznet Gio dan IMV Hadirkan...
Biznet Gio dan IMV Hadirkan Solusi Hybrid Cloud, Dukung Transformasi Smart Manufacturing
15 jam yang lalu
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
17 jam yang lalu
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
21 jam yang lalu
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
1 hari yang lalu
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
1 hari yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved