Pengusaha Bisnis Online Minta Diberi Insentif Pajak

Senin, 10 November 2014 - 19:18 WIB
Pengusaha Bisnis Online...
Pengusaha Bisnis Online Minta Diberi Insentif Pajak
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum idEA (Asosiasi E-commerce Indonesia) Agus Tjandra meminta agar pemerintah memberikan insentif berupa tax holiday atau pajak ringan bagi perusahaan e-commerce yang memiliki domain Indonesia (dot co dot id).

"Selain pemerintah beri kemudahan, memproteksi atau melarang di dunia usaha tidak lazim lagi. Jadi akan lebih banyak diberikan kemudahan. Jadi kemudahan bagi mereka apply dot co id dia diberikan pajak ringan, holiday tax selama beberapa lama. Jadi dipancing dulu, baru diedukasi. Enggak bisa langsung," ujar dia kepada Sindonews, Senin (10/11/2014).

Selain itu, lanjut dia, perusahaan e-commerce juga harus menggunakan alat pembayaran yang berlaku di Indonesia, yang dalam hal ini rupiah.

Menurutnya, penerapan domain Indonesia memiliki kelebihan bahwa produk Indonesia menjadi lebih kuat, karena memiliki identitas Indonesia.

"Itu produk Indonesia. Id-nya Indonesia. Untuk register dot co dot id harus ada legalitas. Di luar itu dia bayar pajak atau enggak ya sudah sistem," tambahnya.

Menurut dia, untuk mendapatkan domain Indonesia tidaklah mahal. Hanya Rp150.000 per domain, dengan menyertakan legalitas perusahaan, NPWP dan KTP.

"Dia harus ada bukti bahwa memang ada di Indonesia, ada perwakilan di Indonesia. Kalau ada PT berarti dia harus ada kantor. Dengan ada PT semua terdeteksi, KTP, NPWP, dan domisili. Simplenya itu," tuturnya.

Agus menambahkan, tingkah pengusaha asing yang mengambil kesempatan dengan membuka bisnis e-commerce tanpa legalitas sudah terlalu banyak. Bahkan dia memperkirakan mencapai 50%-80%

"Karena banyak sekali perusahaan asing mengambil kesempatan buka, ngambil untung. Pemerintah harus memproteksi entrepreneur Indonesia. Harus digaungkan. Angka jelas enggak tau, mencapai 50%-80%," tandasnya.

(Baca: idEA: Bisnis Online Wajib Pakai Domain Indonesia)
(gpr)
Berita Terkait
Ramaikan Pasar e-commerce,...
Ramaikan Pasar e-commerce, Market America Worldwide | SHOP.COM Resmi Masuk Indonesia
Waspada, Social Commerce...
Waspada, Social Commerce Bakal Digerus AI Commerce
Ipsos 2025 Membedah:...
Ipsos 2025 Membedah: Bagaimana UMKM dan Brand Lokal Berjuang di Arena E-Commerce?
ABC Berdayakan Para...
ABC Berdayakan Para Ibu Melalui Social Commerce
Ganjar Pranowo Komentari...
Ganjar Pranowo Komentari Social Commerce TikTok Shop, Apa Bedanya dengan Ecommerce?
Terkuak, Ini E-Commerce...
Terkuak, Ini E-Commerce No.1 Pilihan Penjual dan Pembeli
Berita Terkini
Kembalinya Jet Tempur...
Kembalinya Jet Tempur Dua Tempat Duduk di Era Perangan Modern
4 jam yang lalu
China Diam-diam Simpan...
China Diam-diam Simpan Ribuan Server di Dasar Laut, Apa Tujuannya?
7 jam yang lalu
Nvidia RTX Spark: Superkomputer...
Nvidia RTX Spark: Superkomputer Kemasan Sachet, Bikin Intel dan AMD Keringat Dingin
14 jam yang lalu
Korea Selatan Kembangkan...
Korea Selatan Kembangkan Teknologi Mesin Metana untuk Roket Luar Angkasa
15 jam yang lalu
Meta Luncurkan Agen...
Meta Luncurkan Agen Bisnis di WhatsApp, Instagram, dan Messenger
20 jam yang lalu
Heboh Grab Dikabarkan...
Heboh Grab Dikabarkan Kabur Gara-Gara Aturan Baru, CEO Neneng Buka Suara
20 jam yang lalu
Infografis
Bill Gates Sumbang Rp2,6...
Bill Gates Sumbang Rp2,6 Triliun tapi Minta Uji Vaksin di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved